damniloveindonesia
damniloveindonesia
10 Fakta Menarik Kartini
21 Apr 2017
Posted By Damn! I Love Indonesia (Natalya Wijaya)
 

Setiap tanggal 21 April, kita, rakyat Indonesia memperingati Hari Kartini. Dimana Raden Ajeng Kartini, terpilih sebagai simbol kebangkitan emansipasi perempuan dan kesetaraan gender. Karena Kartini jugalah, perempuan-perempuan Indonesia bisa merasakan dunia pendidikan dan kerja, setara dengan laki-laki.

Image: https://cdn.tmpo.co

Banyak yang memandang Kartini sebagai perempuan Jawa pendobrak tradisi feodal dan penjajahan yang menginspirasi pergerakan nasional. Tapi terlepas dari anggapan dan kontroversi yang banyak beredar tersebut, Kartini adalah sosok perempuan pejuang emansipasi yang menarik perhatian dunia lewat pemikirannya yang dibukukan dalam Door Duisternis tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang. Kalau masa kini sih Damn! pengen bilang, "you are super cool woman, Kartini! Indeed".

Nah, di Hari Kartini ini, Damn! mau bagi-bagi 10 fakta seputar R.A. Kartini yang menarik banget!

1. Pada 2 Mei 1964, Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 108 Tahun 1964.

2. Hari lahir Kartini, 21 April diperingati setiap tahun sebagai hari nasional yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Image: https://upload.wikimedia.org

3. Kartini merupakan anak seorang Bupati Jepara, RM Adipati Ario Sosroningrat dan Ngasirah, seorang selir. Kartini adalah anak ke-lima dari sebelas saudara kandung maupun tiri dan anak perempuan pertama di keluarganya.

Image: https://4.bp.blogspot.com

4. Karena rasa sayang kepada sang ayah, Kartini rela menikah dengan Bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang mana merupakan sahabat ayahnya, sebagai istri ke-empat. Pernikahan ini disetujui sama Kartini setelah daftar syarat panjang yang disetujui oleh sang ayah.

Image: https://pussisunimed.files.wordpress.com

5. Kartini merupakan seorang yang kutu buku dan penulis. Kartini sering nulis surat buat temennya di Belanda, yaitu Nyonya Rosa Manuela Abendanon-Mandri dan suaminya, JH Abendanon. Surat-surat itulah yang kemudian dijadiin buku dengan judul Letters from Kartini, An Indonesian Feminist 1900-1904.

6. Nggak cuma bersurat sama sahabat-sahabatnya, di usia 20 tahun, Kartini berani menulis surat kepada pemerintahan Hindia Belanda, dimana surat pertamanya adalah pengajuan beasiswa untuk bisa sekolah di Belanda, yang kemudian disetujui. Kartini juga menulis surat protes dan mengusulkan agar bahasa Melayu dan bahasa Belanda, buat dimasukkan ke kurikulum pendidikan di masa itu.

7. Nama R.A. Kartini dijadiin nama jalan di kota-kota Belanda. Kayak di Ultrecht dan Venlo misalnya, pemerintah setempat menamai jalan Kartinistraat.

Image: https://lh4.googleusercontent.com

8. R.A. Kartini wafat di usia yang cukup muda, 25 tahun, setelah melahirkan putranya, Soesalit Djojoadhiningrat. Konon, nama Soesalit ini merupakan singkatan dari bahasa Jawa: susah naliko alit, karena nggak pernah mengenal ibunya.


Image: http://historia.id

9. Kartini sangat suka memasak! Uniknya, beliau memasak sebagai alat negosiasi, diplomasi, untuk menunjukkan peradaban Jawa di mata Belanda. Sup Pangsit Jepara dan Ayam Besengek merupakan dua sajian ciptaan Kartini. Resep-resep masakannya juga dibukukan lho. Nama bukunya: ‘Kisah dan Kumpulan Resep PUTRI JEPARA Rahasia Kuliner R.A. Kartini, R.A. Kardinah, dan R.A. Roekmini’. Ada sekitar 200 resep nih, Pop Patriotics! Tertarik mencobanya?

Image: https://tutinonka.files.wordpress.com

10. Selain mendirikan sekolah, Kartini juga mendirikan sebuah Bengkel Ukir Kayu buat para pemuda di Rembang. 



COMMENT


Guys, Tau Monyet Selfie? Populasi Mereka Terancam! ❮ Prev Article
5 Pahlawan Ini Juga Berjuang Untuk Pendidikan Indonesia! Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Handwritten White Fem...
IDR IDR 265.000
Turtle Neck Black HD Red ...
IDR IDR 349.000
Sticker Sign Damn! Grey H...
IDR IDR 30.000
Cap Snapback Urban Batik ...
IDR IDR 235.000