streatwear indonesia

Sebelum Jadi Kepala Negara, Mereka Dulu Berprofesi Ini!

18 Sep 2017

 

Salah satu hal yang nggak bisa lepas dari suatu negara adalah pemimpinnya! Setuju dong? Kali ini Damn! lagi pengen ngebahas dan ngasih informasi nih ke Pop Patriotics seputar kepala negara  Indonesia yang selalu jadi inspirasi Damn! (and hopefully inspirasi Pop Patriotics juga). Kayak sebelum menjabat jadi Presiden, ada lho beberapa tokoh yang bukan berlatar belakang politik. Siapakah mereka? Makanya dibaca yuk, biar nambah pengetahuan dan kali aja inspirasi Pop Patriotics buat yang mau jadi kepala negara!

1. Ir. Soekarno

Bung Karno, begitu beliau disapa, merupakan Presiden RI pertama yang menjabat dari tahun 1945 sampai 1966. Beliau tentu sosok yang super penting buat negara kita: membawa Indonesia merdeka, pencetus Pancasila sebagai dasar negara, Proklamator Kemerdekaan yang dihormati dunia. Selain menjadi Sang Proklamator, Soekarno juga dikenal sebagai arsitek, alumni dari Technische Hoogeschool te Bandoeng atau yang sekarang adalah Institut Teknologi Bandung. Beliau mengambil jurusan Teknik Sipil dan lulus pada tahun 1926.

Image: http://www.berdikarionline.com

Di tahun yang sama juga, Soekarno mendirikan sebuah biro insinyur bareng Ir. Anwari dan banyak ngerjain rancang bangun bangunan yang kemudian juga sama Ir. Rooseno ngerancang rumah dan bangunan lainnya. Bahkan pas diasingkan ke Bengkulu, beliau nyempetin buat ngerancang beberapa rumah dan merenovasi total Masjid Jami’ yang letaknya di tengah kota lho.

2. Soeharto

Dikenal sebagai Bapak Pembangunan, Soeharto sebagai Presiden kedua RI sukses membawa Indonesia menjadi negara swasembada dimana sektor pertanian berkembang pesat lewat program Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun). Tapi sebelum menjabat Presiden, dari kecil Pak Harto emang bercita-cita pengen jadi seorang tentara atau militer. Makanya di tanggal 5 Oktober 1945 setelah Indonesia merdeka, Soeharto kemudian resmi jadi anggota TNI. Nggak cuma memiliki karir di bidang militer, Soeharto juga punya karir di bidang politik. Kalau di bidang militer, Soeharto mengawalinya dengan pangkat sersan tentara KNIL, kemudian jadi komandan PETA di zaman penjajahan Jepang, dan kemudian menjabat jadi komandan resimen berpangkat mayor. Setelah itu, naik jadi komandan batalyon dengan pangkat Letnan Kolonel.

Image: https://intranet2012.files.wordpress.com

Dalam kepemimpinannya juga, Soeharto berhasil merebut kota Yogyakarta dari penjajahan Belanda lho! Puncak kepemimpinan Soeharto adalah saat beliau menerima Surat Perintah Sebelas Maret atau yang dikenal ‘Supersemar’ oleh Presiden Soekarno, dimana tugasnya adalah mengendalikan keamanan dan juga ketertiban negara.

3. BJ Habibie

Rasanya nggak cuma bangsa Indonesia yang kagum sama karya-karya industrial Presiden ketiga RI ini, tapi juga dunia. Gimana nggak? Sebelum umur 40 tahun, karir Habibie udah sangat cemerlang, apalagi di bidang desain dan konstruksi pesawat terbang. Emang, setelah nyelesain studi S3-nya dan dapet gelar Doktor Ingenieur atau Doktor Teknik dengan indeks prestasi summa cum laude, beliau langsung bekerja di Messerschmitt-Bolkow-Blohm atau MBB Hamburg sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat sebagai Kepala Divisi Metode dan Teknologi di industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB. 

Karena beliau punya kinerja yang bagus banget dan ide-ide brilian, empat tahun kemudian beliau dipercaya memegang posisi Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB dan jadi Penasihat Senior di bidang teknologi buat Dewan Direktur MBB. Psst… Pop Patriotics tau nggak kalau Habibie ini juga satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan nomor dua di perusahaan pesawat terbang Jerman ini!

Image: https://notepam.com/

Di usia 38 tahun, Habibie dibujuk buat pulang ke Indonesia sama Presiden Soeharto, and guess what, Habibie langsung bersedia dan ngelepasin jabatannya. Hal ini karena Habibie pengen berbagi ilmu dan teknologi buat bangsa Indonesia. Beliau pun langsung diangkat jadi penasihat pemerintah langsung di bawah Presiden di bidang teknologi pesawat terbang dan teknologi tinggi.

4. Gus Dur

Terkenal dengan julukan Guru Bangsa, ya emang Gus Dur ini sebelum jadi Presiden, berprofesi sebagai guru, cendekiawan, reformis, jurnalis, dan pemikir! Lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil, pada tau nggak kenapa beliau dipanggil ‘Gus’? Karena ‘Gus’ adalah panggilan kehormatan khas pesantren buat anak Kiai. And yes, kakek dari ayahnya, KH. Hasyim Asyari merupakan pendiri Nahdlatul Ulama atau NU.

Image: http://www.riauonline.co.id

Di tahun 1959, Gus Dur pindah ke Jombang dan mendapat pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Selain itu, Gus Dur juga jadi wartawan. Artikel-artikel yang beliau tulis diterima sangat baik dan mulai ngembangin reputasi sebagai komentator sosial.

5. Megawati Soekarnoputri

Sebelum menjadi Presiden, Pop Patriotics pasti pada tau dong, kalau Megawati terlebih dulu jadi Wakil Presiden? Jadi bisa dibilang sebelum jadi Presiden, Megawati emang udah punya latar belakang sebagai politisi. Beliau dikenal sebagai primadona dalam kampanye PDI, meski nggak banyak bicara. Karena kepiawaiannya, Megawati pun terpilih jadi anggota DPR/MPR dan Ketua DPC PDI Jakarta Pusat.

Image: https://cdn.brilio.net

Psst… Pas masih anak-anak, Megawati punya hobi menari dan sering ditunjukkin lho di depan hadapan tamu-tamu negara yang lagi berkunjung ke Istana! 

6. Susilo Bambang Yudhoyono

Nah, kalau SBY ini merupakan Presiden Republik Indonesia yang ke-6 dan merupakan Presiden RI pertama yang dipilih secara langsung sama rakyat. SBY punya ayah yang disiplin banget, makanya SBY juga berjuang buat mewujudkan cita-cita masa kecilnya jadi tentara dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau AKABRI.

Fun fact, SBY semasa pendidikannya, punya julukan jerapah, karena sangat menonjol. Terbukti, beliau meraih predikat sebagai lulusan terbaik Akabri 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.

Image: http://4.bp.blogspot.com

Setelah pensiun lebih dini dari karir militernya, SBY dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pas masa pemerintahan Gus Dur. Sementara di masa pemerintahan Megawati, beliau dipercaya untuk jadi Menko Polkam Kabinet Gotong-Royong.

7. Joko Widodo

Pemimpin sederhana, bersih, dan merakyat. Itulah hal yang menggambarkan sosok Presiden RI ke-tujuh ini. Sebelum jadi orang nomor satu di Indonesia, Jokowi merupakan juragan mebel yang kemudian menjadi Walikota di Solo.

Jokowi berasal dari keluarga yang sangat sederhana, makanya beliau bekerja sangat keras sampai bisa memetik hasil manis seperti sekarang ini. Sejak masih di bangku SD, Jokowi kecil pernah ngerasain jadi kuli panggul, ojek payung, dan dagang kecil-kecilan. Semua hal itu dilakuin biar bisa membiayai kebutuhan sekolahnya. Jokowi harus ngerasain juga yang namanya penggusuran, tiga kali malah. Dari sana, cara pikir seputar kepemimpinan beliau terbentuk. Beliau jadi tau apa yang harus dilakukan untuk menertibkan warganya pas menjabat jadi Walikota Solo dan Gubernur Jakarta.

Image: https://cdn.brilio.net

Kepiawaiannya sebagai tukang kayu didapet dari sang ayah, Noto Mihardjo, dimana pas umur 12 tahun Jokowi udah bantuin sang ayah jadi tukang gergaji. Makanya abis lulus SMA, Jokowi mengambil jurusan Kehutanan di Universitas Gajah Mada. Dari sana, beliau belajar giat banget soal kayu, teknologi pengolahan, dan pemanfaatannya, sehingga bisa sukses sebagai Juragan Mebel.


Nah itu tadi Guys profesi para Kepala Negara RI sebelum menjabat jadi Presiden. Hayooo... Kalian yang punya cita-cita jadi Presiden, makin semangat 'kan abis baca artikel ini?

SHARE & COMMENT