streatwear indonesia

Tahun Ini, Presiden Jokowi Kembali Anugerahkan Gelar Pahlawan

10 Nov 2017

 

Hari ini, tepat tanggal 10 November, kita, warga Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Hari yang kita rayakan tiap tahunnya ini untuk memperingati Pertempuran Surabaya yang terjadi tahun 1945, dimana para tentara dan milisi Indonesia yang pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Britania Raya dan Belanda yang merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia.

Nah, selain memperingati para pahlawan, setiap tahunnya Istana Negara rutin member gelar pahlawan nasional, yang dilakukan setiap satu hari jelang peringatan Hari Pahlawan. Kalau tahun lalu Presiden Jokowi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada alm. Kiai Raden As’ad Syamsul Arifin (baca artikelnya di sini), tahun ini, negara menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh Indonesia.


Image: https://i2.wp.com

Bertempat di Istana Negara, dilangsungkan Upacara Penganugerahan gelar pahlawan beberapa waktu lalu. Penganugerahan gelar pahlawan ini tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 115 TK Tahun 2017 tanggal 6 November tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Berikut empat tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional :

1. Almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid, dari Provinsi Nusa Tenggara Barat

Beliau adalah seorang ulama karismatis dari Pulau Lombok dan merupakan pendiri Nahdlatul Wathan, organisasi massa Islam tersebut di provinsi tersebut.


Image: https://upload.wikimedia.org

2. Almarhumah Laksamana Malahayati, dari Provinsi Aceh

Laksamana Malahayati pernah memimpin 2ribu orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah syahid) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal. Karena keberaniannya ini, beliau diberi gelar Laksamana. Woowww… Hebat banget ya Guys!


Image: http://malahayati.ac.id

3. Almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah, dari Provinsi Kepulauan Riau

Sebagai pemimpin tertinggi Kerajaan Johor-Riau-Lingga dan Pahang, banyak kebijakan Sultan Mahmud Syah III yang strategis dan monumental. Meski pernah mengalami kekalahan, perjuangannya tidak surut dalam melawan penjajah. Beliau malah semakin memperkuat armada perangnya, menyusun strategi, dan membangun pusat-pusat ekonomi.


https://1.bp.blogspot.com

4. Almarhum Lafran Pane, dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lafran Pane dikenal sebagai satu salah pendiri Himpunan Mahasiswa Islam pada tanggal 5 Februari 1947.


https://upload.wikimedia.org


Semua plakat tanda jasa dan penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden Joko Widodo kepada para ahli waris.


Image: http://setkab.go.id

Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Pada pasal 26 tentang syarat khusus untuk gelar diberi kepada seseorang yang udah meninggal dan semasa hidupnya udah melakukan sejumlah hal.

Satu, pernah memimpin dan melaksanakan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Dua, nggak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan.

Tiga, melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hamper sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya.

Empat, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.

Lima, pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat martabat bangsa.

Enam, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi.

Tujuh, melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.


Nah itu tadi, Pop Patriotics, ke-empat tokoh nasional yang mendapat gelar pahlawan nasional. Kalau ditotal, sekarang udah ada 173 orang nih. Hmm... Kalau menurut Pop Patriotics, pahlawan selain orang yang membela Tanah Air dari penjajah, apa sih definisi lainnya? Share sama Damn! ya!

SHARE & COMMENT