streatwear indonesia

Wow, Mantan Ibu Negara Indonesia ini Masuk 100 Orang Berpengaruh Versi Majalah Time

02 May 2018

 

Times baru aja ngeluarin daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. And guess what ada satu orang Indonesia yang berhasil masuk daftar tersebut yaitu ibu Sinta Nuriyah, ibu negara era presiden Gus Dur, simak di sini yuk untuk lebih mengenal Ibu Sinta.

Ibu Sinta yang lahir di Jombang 70 tahun lalu ini menjadi ibu negara Indonesia yang keempat dari tahun 1999-2001. Selama menjadi ibu negara, Bu Sinta selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Ibu Sinta juga dikenal sebagai sosok yang sangat toleran dalam bermasyarakat. Hal yang sama juga dilakukan oleh mendiang suaminya, Gus Dur yang pada era-nya melakukan kebijakan yang bisa dibilang kontroversial, seperti mencabut Inpres tentang Agama Kepercayaan dan Adat Istiadat Tionghoa, dan bisa kita lihat sekarang Pop Patriotics! perayaan keagamaan Tionghoa bisa dilakukan secara besar-besaran sampai sekarang. Bahkan banyak lho komunitas-komunitas non-Tionghoa yang ikut merayakan Imlek dengan tur mengelilingi vihara.

sumber: matakin.or.id

Dengan kemajemukan yang ada di Indonesia, Bu Sinta memberikan angin segar dan harapan bahwa Indonesia bisa tetap menjadi satu walau beda, seperti semboyan kita Bhineka Tunggal Ika.

Majalah Times sendiri memilih Bu Sinta karena toleransi dan perjuangannya untuk pemberdayaan perempuan dan kebebasan beragama. Satu fakta unik yang disampaikan wartawan yang menulis tentang Bu Sinta di majalah Times, Bu Sinta itu seorang feminis muslim dan paham banget mengenai syariat agama dan kajian perempuan. Ibu juga mau lho hidup jauh dari kenyamanan sebagai janda presiden dan malah turun ke jalan untuk membantu kaum yang butuh bantuannya.

sumber: Twitter/cidilowe

Damn! sih bangga banget punya mantan ibu negara yang peduli dengan keberagaman Indonesia kayak Bu Sinta ini. Salah satu kegiatan yang sering Beliau lakukan untuk membantu adalah sejak 18 tahun lalu selalu melakukan sahur bersama dengan pemeluk agama lain dan kaum-kaum marjinal.

Sebagai orang yang turun langsung menghadapi keberagaman di Indonesia, Bu Sinta punya quotes yang bagus banget menurut Damn!, “Keberagaman Agama di Indonesia itu seperti taman, di dalamnya ada bunga mawar, melati, anggrek, dan asoka. Semua bunga itu cantik. Tidak ada yang bisa memaksa bunga mawar jadi melati atau anggrek jadi asoka.”

Dari quotes itu kita bisa lihat gimana Ibu Sinta bisa menerima dan bahkan mengapreasiasi perbedaan yang ada di Indonesia. Nah, sebagai anak muda kita harus bisa menanamkan sikap toleransi dan apresiasi seperti Bu Sinta di kehidupan sehari-hari Pop Patriotics! supaya Indonesia yang berbeda tetap satu tak mendua J

SHARE & COMMENT