damniloveindonesia

Siapa Yang Menyebarkan Agama Islam Dari Tiongkok ke Indonesia?


28 Jan 2019

Posted By Damn! I Love Indonesia

 

Dia memiliki sekitar 27.000 kapal dalam armadanya!

cheng-ho

Foto oleh zetizen


Halo Pop Patriotics! Hari ini kita bakal ngebahas tentang salah satu pelaut terkenal yang berasal dari Tiongkok! Dia telah berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia. Kemudian, ia juga mengunjungi kepulauan Indonesia sebanyak 7 kali dalam hidupnya! Semua yang ia lakukan diperingati di klenteng Sam Po Kong di Semarang loh.


Ialah Cheng Ho! Atau dalam bahasa Mandarinnya, Zheng He. Ia juga dikenal dengan nama Haji Mahmud Shams. Cheng Ho dilahirkan di abad ke-14, tepatnya di tahun 1371 dengan nama Ma He, di provinsi Yunnan di Tiongkok. Di dalam hidupnya, ia menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle (atau nama aslinya: Zhu Di) yang merupakan kaisar ketiga di dinasti Ming.


Cheng Ho lahir sebagai suku Hui, yang perawakannya mirip dengan suku Han namun beragama Islam. Di usianya yang muda, terjadi peperangan di daerah provinsi Yunnan tersebut, sebagai hasil, Cheng Ho pun ditangkap dan dari beberapa sumber, ia lantas dikebiri. Kemudian, ia mengabdi kepada rumah tangga Zhu Di, yang statusnya masih menjadi pangeran untuk daerah Yan di saat itu. 


Di masa mudanya, ia menjadi prajurit bagi Zhu Di dan sering menemaninya melawan pasukan Mongolia. Seiring berjalannya waktu, ia makin dipercayai oleh pangeran Zhu Di dan sebagai orang dewasa, Cheng Ho adalah seseorang yang memiliki suara keras, dan mahir dalam ilmu peperangan serta sudah terbiasa dalam pertempuran. 


Setelah Zhu Di naik menjadi Kaisar Yongle, Cheng Ho pun diangkat ke posisi tinggi sebagai direktur besar (atau tài jiàn) dan memberikan nama “Zheng” (atau Cheng) kepada Ma He. Kemudian, dalam 30 tahun setelah itu, ia mengadakan 7 pelayaran, yang membawa kita ke awal cerita kita.


Pelayaran Cheng Ho membawanya ke kerajaan Samudera Pasai, dimana ia memberikan lonceng raksasa ke Sultan Aceh. lonceng raksasa yang diberi nama Cakra Donya ini sekarang bisa kamu lihat di museum Banda Aceh!


Pelayaran berikutnya membawa Cheng Ho ke pelabuhan Muara Jati di Cirebon (ayo yang dari Cirebon mana suaranyaaa?!). Ia memberikan cindera mata khas Tiongkok kepada Sultan Cirebon, salah satunya masih disimpan di Keraton Kasepuhan Cirebon loh!


cheng-ho

Sam Po Kong, foto oleh GenPI


Ini yang penting: dalam salah satu pelayaran Cheng Ho, Wang Jinghong, orang penting dalam armadanya, jatuh sakit. Karena merasa tidak dapat melanjutkan perjalanan, Wang Jinghong akhirnya turun dan menetap di Semarang, Jawa Tengah. Hal inilah yang menyebabkan adanya peninggalan Klenteng Sam Po Kong, salah satu klenteng yang masih membawa dan menyebarkan agama Islam di Indonesia sejak dahulu kala.


Kisah Cheng Ho ke Indonesia berakhir di sana, namun jasanya masih bisa kita ingat hingga sekarang. Kalau Pop Patriotics sedang berada di Semarang, coba lihat deh Klenteng Sam Po Kong untuk lebih mengetahui kisah Cheng Ho ini! Stay tuned ya buat kisah tentang Sam Po Kong!

SHOP THE PRODUCTS
Band Signature Dili Misty...
IDR IDR 35.000
Band Sukarno Qoutes Black...
IDR IDR 35.000
Tee Male Sukarno Sight Na...
IDR IDR 250.000
Tee Signature Black HD Wh...
IDR IDR 220.000


COMMENT


Ialah Ernest Douwes Dekker, Salah Satu Pendiri Indische Partij! ❮ Prev Article
Inilah Ernest Prakasa, Pelawak Tunggal Yang Pasti Bikin Ngakak! Next Article ❯
RELATED POST