damniloveindonesia

Eka Gustiwana Si "Ilmuwan" Musik


26 May 2016

Posted By Damn! I Love Indonesia (Ester Pandiangan)

 

“Saya orangnya geek. Betah berlama-lama di kamar, nyepi dan ngerjain musik,” kata Eka Gustiwana, speech composer yang bikin “demi Tuhan-nya” Arya Wiguna, Jeremy Teti dan lain-lain. Wah, nggak nyangka ya Guys, ngaku pendiam tapi  karya-karya yang dibikinnya “meledak” dan ditonton jutaan orang!!

Bahkan sekarang-sekarang ini Eka mengaku lagi asyik-asyiknya bikin lagu dari bebunyian nggak jelas yang di-mix jadi irama bernada yang easy listening banget. Pasti kamu salah satunya yang sering mantengin youtube-nya kan? Sukses ngobrol panjang-lebar di studionya langsung,  ini dia nih, percakapan D! dengan Eka, cekidot

Oh, ya Eka ada bocorin rencananya di akhir bulan ini mau upload  mash up epic, sekitar 50 lagu dalam durasi 4 – 5 menit. Waw!!!!

Damn! I Love Indonesia (D!): Sebagai salah satu youtuber paling hits dan booming banget dengan speech composing-nya apa sih kunci sukses di dunia media sosial ala Eka Gustiwana?

Eka Gustiwana (EG): Harus tampil beda sih. Kalau mau menonjol kita nggak bisa melakukan hal sama yang udah dilakukan orang lain. Itu sama aja dengan follower. Cepat menangkap moment juga. Seperti yang saya lakukan saat speech composing Arya Wiguna, waktu itu speech composing masih jarang banget dan Arya Wiguna memang lagi diomongin banyak orang. Ternyata benar ‘kan meledak…


D!: Sempat ketemu dengan orang-orang yang kamu speech composing-kan?

EG: Ada yang ketemu ada yang nggak. Pas Arya Wiguna ketemu, dia menelepon saya dan bilang suka banget dengan apa yang saya bikin sampai nangis katanya hehe. Kalau Syahrini, saya diundang ke konsernya dan di situ dia nyanyi lagu dari speech composing yang saya bikin. Jeremy Tetty juga dipertemukan di salah satu acara di stasiun Tivi swasta. Saya kira bakal diomelin tapi ternyata nggak sih. Semua orang yang saya bikin speech composing-nya nggak ada yang marah sih karena memang saya ketika bikin juga bukannya mau mengangkat hal negatif.


D!: Ada nggak public figure yang minta dibikinin speech composing ke kamu?

EG: Banyak. Tapi saya selalu menjaga speech composing yang saya bikin dan upload ke channel youtube tetap organik dalam arti nggak dikomersilkan. Kecuali kalau offline yang memang diminta secara khusus seperti jingle untuk ulang tahun perusahaan, produk dan lain-lain.

  


D!: Kalau tokoh atau public figure yang pengin kamu bikin speech composing-nya tapi belum kesampaian?

EG: Saya menunggu trend aja sih. Kalau dia popular dan jadi pembicaraan, unik baru saya angkat. Tapi sebenarnya ada politikus yang pengin saya bikin speech composing-nya karena kontroversial banget sampai sekarang belum kesampaian. Mungkin nanti kali ya…


D!: Btw, dari semua video yang kamu bikin mana yang paling susah?

EG: Yang sidang MKD sih. Soalnya saya harus dengerin keseluruhan sidang dan mencari kata-kata yang pas dan cocok untuk ditempatkan pada nada-nada tertentu sampai akhirnya jadi easy listening seperti yang didengar sekarang ini.



D!: Pernah merasa lelah nggak sih kerja di dunia maya seperti yang sekarang kamu lakukan?
EG: Sebenarnya sih dulunya saya anti media sosial tapi karena sekarang ini sering berkarya lewat media sosial dari yang anti sosmed jadi anak sosmed banget. Untungnya, sampai sekarang saya masih membawa “bibit” anti sosmed. Maksudnya, saya lebih senang ngobrol tatap muka dengan orang-orang yang memang mau serius ngobrolin tentang hal-hal yang saya lakukan sekarang. Kembalikan ke fungsi awal kenapa sosial media itu ada sih, memudahkan komunikasi dan mendekatkan yang jauh. Karena bagaimanapun nggak ada yang bisa menggantikan sensasi ngobrol dengan tatap mata langsung sambil ngerokok dan minum bir.

D!: Proyek yang saat ini dikerjakan?
EG: Sekarang-sekarang ini sih, saya pengin speech composing orang-orang biasa tapi inspiratif. Di channel youtube, saya ada bikin section music every where. Dimana saya kolaborasi dengan orang-orang biasa seperti driver gojek, Bripka Dewi (Bu Polwan yang terkenal dengan “di situ saya merasa sedih”) dan orang-orang secara random yang bikin musik asal-asalan dari benda-benda apapun terus digabungin jadi musik beneran.


COMMENT


Ini Lho yang Jadi Alasan Edho Zell Nggak Mau Main Film... ❮ Prev Article
Kamu Nggak Bakal Nyangka Kalau 4 Karya Keren Ini Buatan Orang Indonesia! Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Signature Patch Garud...
IDR IDR 220.000
Sticker Sign Damn! Grey H...
IDR IDR 30.000
Hoodie Damn! Signature Ma...
IDR IDR 349.000
Tee Sign Junior Red HD Bl...
IDR IDR 220.000