streatwear indonesia

Supaya Jangan Ada Anak-anak Menyanyikan "Lelaki Kardus" Lagi, Indonesia Butuh Komunitas Seperti Ini!

01 Jul 2016

 

Kumpul-kumpul yang membawa perubahan kenapa nggak? Seperti yang dilakukan 6 komunitas ini, nih! Ada yang unik sampai benar-benar memberikan perubahan yang berarti untuk masyarakat. Apa aja sih? Check these out ya…


image: http://youthyakarta.com/

1. Saber Community

Saber ya Guys bukan sambet! Saber itu singkatan dari “sapu bersih ranjau”. Nah, komunitas ini kegiatannya mulia banget lho yaitu membersihkan ranjau-ranjau paku di jalan raya. Secara manual alias dipunguti satu-satu pakai tangan sampai menggunakan magnet. Spot-spot tempat mereka melakukan aksi bersih-bersih ini adalah kawasan Daan Mogot, Roxy, Cideng, Grogol Wahid Hasyim, Medan Merdeka dan Senen. Pokoknya memang daerah yang sering menjadi tempat pengendara kendaraan mengalami bocor ban “tiba-tiba”! Btw, kalau lagi “panen” tim Saber ini bisa mengumpulkan 7 Kg paku lho!

FB: Komunitas Sapu Bersih Ranjau (SABER)

Telp: (021) 98879478 (Abdul Rohim)

image: http://cdn.idntimes.com/


2. Bike to Work (B2W)

Banyak yang bilang sepedaan di macetnya Jakarta sama aja dengan bunuh diri! Yaaa eyalaaah kata orang-orang, udahlah macetnya ampun-ampunan belum lagi debu yang ada bukannya sehat malah penyakitan! Tapi bener nggak sih, Guys seperti itu? Menurut para pengerak B2W dan pelaku B2W sangat positif untuk dilakukan karyawan kota-kota besar. Tubuh yang bergerak akan mengurangi stres dan tekanan pekerjaan. Belum lagi perasaan puas saat berhasil “menaklukkan” macet jalanan dengan menyelap-nyelip. Namun tetap perlu hati-hati ya dan menjaga keamanan dengan menggunakan helm dan masker. 

Email: secretariat@b2w-indonesia.or.id

Website: http://www.b2w-indonesia.or.id/


image: http://www.robek.org/


3.  Komunitas Edan Sepur

Ini adalah nama komunitas pecinta kereta api! Waduh, romantik banget ya… di saat-saat orang tergila-gila dengan transportasi online, komunitas ini masih setia dengan kereta api. Dan nggak cuma setia aja, mereka membuktikan kesetiaannya dengan memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat mengenai kereta api. Biasanya nih, di moment-moment mudik seperti sekarang ini, Edan Sepur sedang giat-giatnya melakukan penyuluhan bagaimana menjaga keselamatan saat pulang kampung buat pengguna kereta api. Oh, ya salah satu aktivitas mereka yang cukup unik dan nyeni adalah melakukan pendataan akan jalur-jalur rel kereta api yang udah mati dan nggak digunakan lagi. Di waktu-waktu tertentu mereka senang berkumpul di stasiun dan ketika kereta api lewat serentak bersorak seakan memberikan yel-yel buat kereta tersebut. Hehehe..lucu ya…

Twitter: @EdanSepurID


 image: http://cdn.tmpo.co/


4. Komunitas Calistnation

Komunitas Calistnation adalah perkumpulan orang-orang yang melakukan calisthenic yaitu olahraga dengan menggunakan berat tubuh sendiri. Latihan yang dilakukan seperti sit upcrunchespush upplank dan dips. Tanpa alat, anggota komunitas ini menggunakan palang-palang besi di tempat-tempat umum (biasanya di taman kota) untuk berlatih. Makanya aktivitas mereka juga sering disebut dengan street work out.

IG: @calistnation

image: http://assets.kompasiana.com/


5. Komunitas Telolet

Namanya juga manusia ya, punya hobi dan kesenangannya masing-masing. Tapi kalau yang satu ini rada unik sih, Pop Patriotics. Para penggemar klakson bus merekam saat bus membunyikan klakson kemudian mengunggahnya ke youtube dan instagram. Kumpulan pecinta klakson bus ini menyebar ke daerah-daerah seperti Jawa, Wonosobo, Yogyakarta, Magetan, Bekasi dan Ungaran. 


6. Komunitas Anak Bawang
Sekarang ini media sosial lagi dihebohkan dengan video youtube anak kecil yang bernyanyi dengan lirik dan lagak orang dewasa, Lelaki Kardus. Pernah dengar nggak, Guys? Sebenarnya ini harus jadi warning buat kita kalau anak-anak zaman sekarang kekurangan permainan ataupun hal-hal yang relevan dengan usianya. Nah, Komunitas Anak Bawang adalah komunitas yang bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Indonesia. Perkembangan teknologi telah membuat anak-anak zaman sekarang “melompati” usianya sehingga melakukan aktivitas yang belum sesuai dengan usianya. Komunitas Anak Bawang yang terbentuk tahun 2012 di Solo berusaha melestarikan permainan tradisional dengan jalan menghidupkan lagi permainan tradisional seperti engklel, egrang, lompat tali, petak umpet dan lain-lain.
FB: Komunitas Anak Bawang/Komunitas Permainan Tradisional Solo
Website: http://www.anakbawangsolo.org/

image: http://4.bp.blogspot.com/
SHARE & COMMENT