streatwear indonesia

10 Alasan Kenapa SLANK Terlalu Manis dan Masih Berjaya Sampai Sekarang

27 Dec 2016

 

SLANK adalah salah satu band rock Indonesia yang mana setiap konsernya pasti penuh bahkan sesak! Bahkan bukan konsernya SLANK, tetep ada bendera SLANK di tengah kerumunan penonton. Ini bukti nyata kalau fansnya SLANK alias Slankers nggak main-main lho dalam mendukung mereka. Bukan cuma pas awal-awal karir, tapi dari 1983 sampai detik ini. 33 tahun berkarya, nggak berarti semangat bermusik mereka meredup. Damn! pun setuju banget kalau ada yang bilang SLANK itu ngasih energi dan semangat yang positif. Nggak cuma dari karya musiknya, tapi juga kepedulian mereka akan isu-isu sosial seperti korupsi dan pelestarian lingkungan hidup. Selain itu, lagu-lagu romantis mereka yang emang beneran romantis! Dan nunjukkin kalau lagu romantis nggak perlu cengeng. Aaaaw... SLANK, kalian emang terlalu manis! Selain terlalu manis, ini Damn! udah nyiapin sepuluh alesan kenapa SLANK tetep jadi salah satu band papan atas di Indonesia meski usia mereka udah memasuki umur 33 tahun! Eits, bukan umur personilnya, tapi umur bandnya lho. Hehehe... Peace!

1. Konsistensi

SLANK mulai terbentuk sejak 26 Desember 1983 dan sempet gonta-ganti personil sampai 14 kali, beberapa kali ditolak sama berbagai label rekaman, tapi mereka nggak mudah menyerah, Guys. "Bongkar-pasang" personil ini juga salah satu cara mereka nemuin personil yang solid dan buktinya dari tahun 1996, personil mereka tetep pada formasi Kaka pada vokal, Bimbim pada drum, Ridho dan Abdee pada gitar, dan Ivanka pada bass. Sebelumnya, SLANK bernama CSC atau Cikini Stones Complex dan dibentuk sama Bimbim yang awalnya mereka seringnya mengekspresikan Rolling Stones. Barulah seiring berjalannya waktu dan gonta-ganti personil, CSC berganti nama jadi SLANK karena mereka kerap selenge'an pas manggung.

Image: https://upload.wikimedia.org

SLANK berdiri di tahun 1983 tapi baru rilis album tahun 1990. Tujuh tahun latihan di studio, nulis lagu, sering ditolak berbagai label, tapi itulah yang bikin Bimbim CS tahan sampai sekarang bahkan bisa dibilang salah satu band teratas di Indonesia.

2. Gara-Gara Kamu

Pas lagi ngerjain album mereka yang ke-empat, Bimbim dan Kaka sempet terjerat narkoba. Hal tersebut bikin SLANK nggak terkontrol dan akhirnya Bimbim sang leader mutusin buat vakum dulu sementara buat ngebangun lagi keserasian antar personil. Masuknya Ridho dan Abdee bawa angin seger buat SLANK. Kaka, Bimbim, dan Ivanka jadi termotivasi untuk berhenti mengkonsumsi narkoba. Bunda Ifet masuk ke manajemen dan nemenin SLANK sebagai manajer. Momen ini pun diabadikan mereka dengan merilis album ke-tujuh "Tujuh" dan ngeluarin hits Gara-Gara Kamu dan Balikin yang isinya soal buruknya narkoba. Hal ini juga bikin SLANK teratas. Meski pernah terpuruk, mereka tetap bangkit dan berusaha lebih baik lagi.

3. SLANK Records

Di tahun 1994, SLANK membangun label sendiri bernama PISS Records dan kemudian berubah jadi SLANK Records. Mulai dari situ, mereka meluncurkan karyanya sendiri secara mandiri. SLANK udah duluan ngelakuin apa yang namanya semangat indie. Sikap mandiri ini selain nunjukkin nggak ketergantungan sama Major label juga jadi bukti bahwa mereka udah lepas dari jerat narkoba.

4. Kritik Lugas dan Nggak Basa-Basi

Nggak sedikit lirik lagu SLANK yang nunjukkin keberanian. SLANK juga nggak takut nyampein aspirasi mereka kepada pejabat politik yang dianggep nggak patut dijadiin panutan moral. Kayak lagu SLANK Gossip Jalanan yang liriknya begini, "mau tau gak mafia di Senayan, kerjanya tukang buat peraturan, bikin UUD Ujung-Ujungnya Duit". Walaupun sering dilarang konser, SLANK tetep maju dan pantang mundur. Ini salah satu cara SLANK nunjukkin ke generasi muda bahwa kebenaran emang harus dibela dengan segala resikonya. Meski begitu, SLANK juga sering lho nulis lagu yang romantis kayak Orkes Sakit Hati dan Terlalu Manis. Ah, Kaka... Kamu emang manis (lho).

Image: http://tango.image-static.hipwee.com/

5. Duta Anti-Korupsi

Pop Patriotics tau nggak, kalau di tahun 2008, tepatnya tanggal 23 Maret, SLANK dinobatin sebagai Duta Anti-Korupsi. Mereka sempet gelar konser mini di depan kantor KPK barengan Gigi. Mereka pun dapet dukungan masyarakat untuk bersama-sama support KPK dalam memberantas para koruptor. Konser mini di akhir tahun 2008 itu pun berjalan damai dan nggak ada kericuhan sedikitpun. Ini juga jadi bukti kalau SLANK berkualitas dan nggak diraguin lagi dalam menggelar aksi protes yang bisa tetep berjalan damai, nggak asal lantang tapi juga mengedepankan etika. Bahkan, motifnya adalah pendidikan. Kaka CS pengen generasi muda ikut ngerti kalau korupsi itu adalah tindakan kejahatan dan harus terus dilawan.

Image: http://cdn2.tstatic.net/

6. Peduli Lingkungan Hidup

Selain peduli sama dunia politik Indonesia, SLANK juga nggak kalah semangat dalam mengkampanyekan soal lingkungan hidup. SLANK terlibat dalam program Konservasi Yaki, yakni monyet merah yang ada di Sulawesi Utara. Mereka juga ikut ngedukung konservasi terumbu karang, dan lantang banget nolak reklamasi Teluk Benoa. Rock nggak cuma soal teriak di panggung, tapi juga peduli, lebih peka, dan perhatian sama isu-isu sosial. SLANK nawarin dan nunjukkin itu semua ke generasi muda.

Image: http://m.cumicumi.com/

7. Anti-Pembajakan

SLANK selalu vokal buat ngelawan pembajakan. Bahkan, SLANK sampai dapet penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai musisi yang peduli sama Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI. Lewat SLANK Records, SLANK nge-release berbagai karyanya mulai dari Generasi Biru di tahun 1994 sampai Restart Hati di tahun 2015. Selama 29 tahun, SLANK konsisten banget ngeluarin album yang orisinil dan yakin warga Indonesia bakal ngehargain mereka dengan nggak membeli produk bajakan.

8. Berkarya Tanpa Banyak Bicara

Ini juga salah satu alesan kenapa SLANK masih jadi band teratas di Indonesia. Lewat musiknya, SLANK ngajakin para generasi muda untuk terus berkarya dan nggak males-malesan. Pada inget dong sama lirik lagu di Mars Slankers"Di sini bukan anak-anak malas. Tempatnya para pekerja keras. Di sini bukan anak-anak manja, sedikit kerja banyak mintanya." Kadang, kita nggak butuh nasihat, yang kita butuhkan hanyalah semangat yang tepat. Nggak perlu puitis atau manis, cukup kata yang lugas. Lagi-lagi, SLANK nggak cuma ngomongin cinta di atas panggung, tapi juga hal-hal yang lekat di keseharian kita.

9. Slankers Nggak Slengean

Lagu-lagu yang dilantunkan SLANK juga merupakan wujud peduli SLANK ke Slankers. Terbukti kok, banyak dari Slankers yang nggak ngumbar sikap slengean tapi malah mandiri banget! Salah satunya di lagu Loe Harus Grak! yang gini liriknya, "Lo harus grak, lo harus grak, oh temanku lo harus grak.. Lo harus grak, lo harus grak, oh temanku lo harus grak.." Lagu ini berhasil banget bikin Slankers di se-antero Indonesia bergerak untuk hidup mandiri. Contohnya, Slankers Sidoarjo yang buka distro, isinya pernak-pernik SLANK. Ada juga Slankers Pekanbaru yang buka Warung Slankers sebagai wadah beraktivitas dan berkarya. Ini bukti bahwa SLANK juga ngasih energi yang positif.

 

10. Peran Ibu

Semua fans SLANK pasti tau juga sama Iffet Veceha Sidharta atau Bunda Iffet. Yup, Bunda Iffet bisa dibilang malaikat buat SLANK. Beliau merupakan ibu dari Bimbim. Saat terjerat narkoba, Bunda Iffet sabar banget nemenin Bimbim dkk buat lepas dari ketergantungan itu. Nggak cuma sabar, Bunda Iffet juga tegas. Menurut beliau, SLANK sendiri mesti sadar bahwa di satu titik, mereka harus ngelepasin diri dari ketergantungan itu. Beliau berhasil, bahkan SLANK masih berjaya sampai detik ini. Dalam album Virus, SLANK mempersembahkan satu lagu berjudul #1 yang khusus didedikasiin buat Bunda Iffet. Gimana nggak, Bunda Iffet juga nunjukkin cinta bisa bekerja hebat ketika ada rasa percaya. Di sisi lain, SLANK memperlihatkan bahwa peran seorang ibu itu besar banget buat kehidupan anak-anaknya.

Image: https://cdn.tmpo.co

Nah itu tadi Guys 10 alasan kenapa walaupun udah 33 tahun berkarya, SLANK tetep jadi salah satu band teratas di Indonesia dan siapapun yang konser, selalu ada bendera SLANK!

SHARE & COMMENT