damniloveindonesia
damniloveindonesia
Dari Blogger, Influencer, Sampai Jalan di Runway! Nih Cerita Serunya Reggy Alexander!
19 Jan 2017
Posted By Damn! I Love Indonesia (Natalya Wijaya)
 

Nama influencer kece ini adalah Reggy Alexander. Yup! Salah satu influencer cowok hits Indonesia ini emang udah malang-melintang di dunia persosial-mediaan Indonesia. Mulai dari foto-foto travelingnya, foodiesnya, fashionnya... Betah deh liatin Instagram feednya. Dan jadi inspirasi buat “rapiin” Instagram feed sendiri. Hehehe... 

Anyway! Beberapa waktu lalu, Damn! ‘kan lagi ngomongin pekerjaan impiannya generasi milenial, yaitu jadi influencerNah, Damn! berkesempatan nih buat ngobrol-ngobrol sama Reggy soal generasi millenial dan perannya sebagai influencer. Mau tau kayak gimana? Check ‘em out, Guys!


Hai, Reggy! Ceritain dong gimana awalnya bisa jadi influencer kayak sekarang!

Jadi awalnya gue tuh blogging, kira-kira udah empat tahun. Nah dari suka blogging, nulis-nulis review gitu, datenglah tawaran endorse yang akhirnya berujung jadi influencer kayak sekarang. Kalo dijadiin sebagai bisnis udah sekitar dua tahunan lah.

Okay... Yang di-endorse apaan aja?

Well, gue ‘kan start blogging atau review-review sebenernya lifestyle and travel, tapi karena permintaannya banyakan baju, jadinya ya sekarang review jadi lebih ke fashion. Dan untungnya i love fashion juga. Jadi pas jalan-jalan sekalian foto-foto ootd juga deh. (OOTD = Outfit of The Day).


Image: Instagram.com/reggyalexander

Kalau menurut lo, lo termasuk generasi millenial nggak? Apa sih sifat-sifatnya? 

Hmm... Gue termasuk generasi millenial dan menurut gue sifat-sifatnya in general ya... Kita sukanya yang instan, praktis, bisa ngeliat peluang. Kayak gue nih, gue hobby banget fotografi, dan gue ngeliat adanya peluang yang bagus dengan jadi endorser dan influencer. And I know I’m good at this. So why not? Apalagi bisa menghasilkan sesuatu. Ya bisa gue jadiin bisnis dan mata pencaharian lah intinya. Yang penting selama ini positif dan gue suka ngejalaninnya ya, gue jalanin.


Image: Instagram.com/reggyalexander

...And do you think millenials are good for the business? 

Yup! Gue setuju banget kalau generasi kita bisa ngasih dampak positif buat dunia bisnis ya karena kita unggul di pemakaian teknologi. Ditambah munculnya social media yang jadi wadah buat kita ngebantu promosiin suatu brand. Kalau generasi sebelumnya, let’s say X generation, di zaman mereka ‘kan teknologi belum secanggih sekarang. Dan zaman sekarang you know, gadget udah dimana-mana. Nah, our generation bisa manfaatin teknologi dengan baik, dan liat lagi peluangnya.

Image: Instagram.com/reggyalexander

So, menurut lo apa sih kelebihan para millenials ini sampai bisa jadi influencer?

Kenapa banyakan generasi millenial yang jadi endorser dan influencer ini ya karena we have creative mind. We got the skill. Keliatan dari hasil fotonya. Pasti sebagai endorser atau influencer, kita punya kualitas dan standar tertentu sebelum nge-post sesuatu. Kalau gue sih nggak mau posting sembaranganMaksudnya kalo gue diendorse, gue mau bikin foto sebagus mungkin. Nggak ngecewain pihak yang udah percaya sama gue. Contoh, kalo dapet endorse masker, gue nggak cuma selfie and that’s it. Gue bikin semenarik dan se-effort mungkin. Pokoknya abis gue nge-post tuh foto, ada lah yang tertarik dan beli produknya. Hahaha... Dan gue yakin sih kalo para pihak brand itu punya kualifikasi tertentu sebelum mereka minta gue endorse produk mereka.

Apakah influencer ini jadi “pekerjaan tetap” lo?

Nggak, hahaha... Tapi gue bukan tipe orang yang suka kerja kantoran juga, 9 to 5. Gue tipe pekerja lapangan. Dan sekarang ini gue juga punya kerjaan lain sebagai freelancer. Jadi gue megang beberapa social media perusahaan-perusahaan. Gue yang bikin konsep kontennya mau kayak gimanapromotionnya, captionnya kayak apa. 

What do you think about social media?

Menurut gue sih media sosial sangat ngebantu ya. Khususnya buat bisnis start-up bisa jadi ajang promosi. Apalagi di zaman sekarang kalau pasang iklan di tv atau billboard ‘kan mahal. Sedangkan kalau social media bisa dibilang free lah. Ditambah adanya influencer yang bantu boost produk atau brand yang mereka punya.

Kayak temen gue punya usaha bunga bouquet gitu, minta tolong gue endorse. Ya gue post dan kata temen gue, “Gila, Gy, abis lo post jadi banyak banget likesnya,” Jadi kayak nambah 2 sampai 3ribuan gitu. Karena kalau gue, selalu foto se-effort mungkin. Jadi kalau abis gue post terus feedback dari klien oke, banyak yang beli, gue juga ikutan seneng, dan jadi kebanggaan sendiri lah.

Image: Instagram.com/reggyalexander

Well... Menurut lo nih, sama nggak sih endorser sama influencer?

Beda ya kalau menurut gue. Kalau endorser itu belum tentu influencer. Endorser cuma promosiin suatu produk. Kalau influencer lebih menginfluence ke sesuatu yang positif. For me, banyak yang bisa jadi endorser. Dan setiap orang pasti punya sosok yang dia merasa “Wah, dia menginfluence gue banget”. Misalnya, sosok yang punya influence bagus buat gue adalah Diana Rikasari. Tiap gue liat postingan dia, gue ngerasa happy. Bawaannya positive vibe aja. Tapi belum tentu lo ngerasa gitu juga. Nah gue ngerasa mungkin dari foto atau caption di postingan gue yang positif, bisa jadi influensi yang baik juga buat yang nge-follow gue.

Punya pengalaman menarik nggak jadi seorang influencer?

Punya dong! Kayak beberapa waktu lalu gue sempet jadi host di launch-nya salah satu branded fashion di Jakarta. Dan gue satu-satunya influencer cowok yang jadi host barengan selebriti lain. Kayak ada VJ Daniel (Foundernya Damn! tuh cie cie), Mario Lawalata, Cathy Sharon, Rianty Cartwright. Terus orang-orang like, “Kok lo bisa ikutan jadi host sih?”. Hahaha...

Terus juga pas Men’s Fashion Week tahun lalu, gue ikutan jalan di runway fashion show-nya Danjyo Hiyoji! Padahal gue ‘kan bukan model, tapi kepilih barengan beberapa influencer cowok lainnya buat opening shownya. Kapan lagi ‘kan gue sebagai influencer dan bukan sebagai model bisa catwalk gitu, hahaha...

Terus, kalau bukan jadi influencer, kira-kira bakal jadi apa nih?

Sekarang ini gue ambil sisi positifnya aja jadi influencer: relasi. So, next kalau gue bukan jadi influencer lagi ya gue bisa jadi apa gitu, hahaha... Kita ‘kan nggak pernah tau. Tapi yang pasti gue pengen banget jadi fashion stylist. Sekalipun bukan stylist, gue mau kerja di bidang fashion, entah designer, buyer, atau apapun, pokoknya di dunia fashion. Passion gue di fashion sih. For me, fashion tuh bukan tren lagi, tapi kebutuhan pokok. Manusia ‘kan selalu butuh baju. (Oh, man we couldn’t agree more, Reggy!)

Terakhir, bagi dong tips biar post di Instagram banyak likesnya!

1. Perhatiin kualitas fotonya, pas ambil foto ya juga jangan blur.

2. Pencahayaan atau lighting itu penting banget! Kalau bisa pakai cahaya matahari, lebih natural, lebih bagus.

3. It’s all about how you edit your photo. Sebisa mungkin bikin signature atau ciri khas, pilih filter, pakai vsco cam, misalnya. Biar balance. Usahain pake satu filter aja. Nggak harus pakai kamera mahal kok. Pakai kamera handphone aja hasilnya bisa bagus.

4. Post foto yang inspiring. Jangan gara-gara satu foto, malah bikin di-unfollow.

5. Caption juga nggak kalah penting. Promosiin boleh tapi dengan cara soft selling. Tapi lain lagi ya kalau emang lagi buzzing. Bikin caption yang juga menginspirasi.

6. ANGLE!

7. Styling, liat aja referensi-referensi di pinterest, atau kalau gue suka liatin feednya @iamgalla.


Wow! Inspiring banget ‘kan Guys obrolan sama Reggy Alexander ini? Kalau penasaran, langsung aja follow @reggyalexander dan jangan lupa juga @_damniloveindonesia ya! Hehehehe... Peace out!



COMMENT


Rest in Love, Oon Project Pop ❮ Prev Article
Gini Nih Kalau Anak-Anak Kecil di Amerika Nyobain Makanan Indonesia! Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Tape Garuda Black Mal...
IDR IDR 265.000
Tee Smiling General Misty...
IDR IDR 250.000
Tee Sign Foil Rosegold Bl...
IDR IDR 220.000
Sticker Sign Damn! Yellow...
IDR IDR 15.000