streatwear indonesia

11 Hal yang Bikin Kamu Shock Ketika Travelling ke Medan

25 Jan 2016

 

Hal-hal berikut ini bakal bikin kamu terkejut saat jalan-jalan ke Medan. Tapi jangan sampai shock ya, Pop Patriotics. Ingat aja pepatah lama yang mengatakan, “Dimana bumi dipijak di situ langit di junjung.” Kurang lebih artinya setiap daerah memiliki adatnya masing-masing yang harus kita hormati ketika kita berada di daerah tersebut. Setuju?

1. Selalu Marah-marah

Sebenarnya itu hanya kesannya aja sih, nggak beneran marah. Ketika ngobrol orang Medan memang seperti marah-marah karena intonasi suaranya yang besar dan terkesan meledak-ledak. Gimana menanggapinya? Selaw aja, Guys!


image: cararahasia.com


2. Ngomongnya Suka Nggak jelas

“Cak kau apakan dulu itu supaya apa...”

Biar D! terjemahkan ya, maksudnya adalah dia meminta temannya untuk melakukan sesuatu supaya jadinya bener. Tapi karena memang gaya ngobrol orang Medan seperti itu jadi nggak jelas. Tapi, lucunya sesama orang Medan bisa paham lho.

image: pbs.twimg.com


3. Hampir Semua Orang Medan Punya Kereta

Walaupun kereta bukan transportasi yang umum seperti di Jakarta tapi hampir semua orang Medan punya kereta! Eits…jangan bingung dulu bukan kereta beneran ataupun kereta-keretaan. Maksudnya kereta di sini adalah sepeda motor! Jadi, orang Medan memang menyebut sepeda motor sebagai kereta dan motor sebagai mobil.


image: railway.web.id


4. Bisa Melewati Jalan Raya di Medan Bakal Sukses Dimana Aja Deh!

Pengguna kendaraan di Medan punya kebiasaan yang mendarah-daging, kalau lampu merah ngebut sedangkan lampu hijau malah nggak mau jalan. Ini nih, yang bikin bawa mobil/motor di Medan melebihi ketemu sama gebetan—deg-degannya ampun-ampunan. Belum lagi supir angkutan umum yang “hobi” menghentikan kendaraannya di tengah jalan.

Yah, kurang lebih sama seperti supir Kopaja dan Kopami di Jakarta yang memang kebanyakan berasal dari Medan. Makanya ada yang bilang, sukses melewati jalan raya di Medan bakal bisa bawa kendaraan kemana aja deh! Sama satu lagi nih, pengguna sepeda motornya banyak yang jalannya suka lawan arah!

image: jurnalasia.com 

5. Makanannya Enak-enak
Siap-siap untuk menambah berat badan kalau sedang di Medan. Makanannya “surga” bangeeeeeeet. Mau jajanan kaki lima, wisata kuliner malamnya, Chinese food-nya, sampai makanan yang di mall pun enak bangetss. Makanya kalau datang ke Medan, wajib mengendurkan ikat pinggang untuk berburu kuliner *lap iler*.

  
Image: yukpiknik.com                                 image: blog.lakupon.com 

6. Jangan Melewatkan yang Satu Ini
Ke Medan nggak makan durian? Basi bangeet sih Lo! Wajib kale ke Medan dan mencicipi salah satu durian terenak di Indonesia. Yang paling popular adalah Ucok Durian yang lokasinya di kawasan Pringgan ataupun Pancake Durian—kalau nggak mau direpotin dengan membelah-belah kulit durian. Well, kalau sedang musimnya cukup modal Rp 20.000 aja udah bisa puas makannya. Asal ingat kolesterol aja nih, Pop Patriotics!

  
                                                            image: klikhotel.com                                                    image: silvinamar.files.wordpress.co

7. Becak Motor Kendaraan Khas Medan
Medan nggak begitu familiar dengan fasilitas ojek. Dulu aja, waktu bandara masih di Polonia sebagian orang menggunakan ojek. Nah, kalau di tempat-tempat lain ada ojek, di Medan mengenal becak motor, transportasi merakyat sekaligus romantis pada eranya. Ada aja lho, pasangan-pasangan yang menggunakan becak untuk pacaran, menikmati malam dengan rintik hujan….dulu sih. Buat kamu yang berencana ke Medan jangan lupa mencoba becak motor ya!

image: ichan18.blogspot.com

8. Nggak Semuanya Juga Orang Batak Kalee
Medan memang identik dengan Batak tapi nggak semua penduduk Medan itu orang Batak juga. Ada macam-macam suku di Medan; Jawa, Melayu, Aceh dan lain-lain. Tapi karena tinggal dan menetap di Medan, logat ataupun dialeknya jadi terdengar sama. 


9. “Apa Ko Liat-liat”
Yup, balik lagi ke nomor 1, gaya bicara orang Medan memang terkesan suka marah-marah. Dan nggak seperti di Jakarta yang menyebut “Lo” atau “Kamu” di Medan cara menyapanya adalah “Kau” ataupun “Ko”. Begitulah, buat yang nggak terbiasa akan terkejut dan buat yang agak lebay bakal nangis sambil memegang dada dan ngomong, “Aku salah apaaaaaaaa!”


image: scontent.cdninstagram.com

10. Danau Toba Bukan di Medan
Buat Pop Patriotics yang nanti sampai di Medan, jangan sampai norak ya bilang-bilang; “Hore, aku udah sampai di Danau Toba!” Danau Toba nggak di Medan tapi di Samosir—sekira 4 jam dari kota Medan. 


image: duniamelancong.com


11. Jangan Terkejut Kalau Kamu Ketemu Mantan!
“Mau yang mana sayang, ke sini yok!”
“Kakak sayang, mampir dululah Kak..”
Jangan terkejut kalau mendadak kamu dipanggil sayang sama hampir semua orang di Pasar Petisah. Mendadak kamu yang jomblo jadi punya pacar dan kamu yang baru putus seakan ketemu mantan. Kenapa bisa begitu?? Jangan heran ya…mereka bukanlah mantan ataupun yayang yang sebenarnya. Kebiasaan Mba-mba penjual di Pasar Petisah memang begitu, sok akrab untuk menawarkan jualannya. Tapi lucu juga tuh, kalau belum pernah dipanggil sayang sama gebetan, main-main aja ke Petisah, hehehe…



SHARE & COMMENT