streatwear indonesia

Gubernur Jakarta Dari Masa ke Masa

22 Jun 2017

 

Setiap tanggal 22 Juni, kita ngerayain Hari Ulang Tahun DKI Jakarta, kota metropolitan yang juga pusat bisnis, politik, dan kebudayaan. Untuk ikut ngerayain ulang tahun kota kita tercinta ini, berikut Damn! udah ngerangkum siapa aja yang pernah jadi pemimpin The Big Durian. Sekalian #ThrowbackThursday.


Image: https://3.bp.blogspot.com 

1. Soewirjo (23 September 1945 – November 1947)

2. Daan Jahja, Gubernur Militer Jakarta (1948 – 1950)

3. Soewirjo (17 Februari 1950 – 2 Mei 1951)

4. Sjamsuridjal (2 Mei 1951 – 9 November 1953)

5. Sudiro (9 November 1953 – 29 Januari 1960)

6. Soemarno Sosroatmodjo (29 Januari 1960 – 26 Agustus 1964)


Image: https://img.okezone.com

7. Henk Ngantung (26 Agustus 1964-15 Juli 1965)


Image: http://2.bp.blogspot.com

8. Soemarno Sosroatmodjo (15 Juli 1965 – 28 April 1966)

9. Ali Sadikin (28 April 1966 – 1977)

Ali Sadikin terkenal sebagai gubernur yang merakyat banget makanya sangat dicintai sama rakyatnya. Karena itu, beliau punya sapaan Bang Ali, sementara istrinya Mpok Nani. Bang Ali ini berjasa banget dalam mengembangkan Jakarta jadi sebuah kota metropolitan yang modern. Dibawah kepemimpinan Bang Ali, Jakarta banyak berubah karena proyek-proyek pembangunan buah pemikiran Bang Ali, kayak Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet. Beliau jugalah yang mencetuskan pesta rakyat setiap tahun pada hari jadi kota Jakarta, 22 Juni.

Bang Ali juga yang menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair. Beliau juga merupakan gubernur pertama Indonesia yang dilantik di Istana Negara secara langsung sama Presiden Soekarno.


Image: http://3.bp.blogspot.com

10. Tjokropranolo (1977-1982)

11. Soeprapto (1982 – 1987)

12. Wiyogo Atmodarminto (1987 – 1992)

13. Soerjadi Soedirja (1992 – 1997)

14. Sutiyoso (6 Oktober 1997 – 7 Oktober 2007)

Beliau merupakan gubernur DKI Jakarta yang meluncurkan sistem angkutan massal dengan nama bus TransJakarta sebagai bagian dari sebuah sistem transportasi baru kota. Mulai 4 Februari 2006 juga, Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos ini ngelarang siapapun yang berada di wilayah DKI merokok di sembarang tempat, kayak di tempat umum seperti halte, terminal, mall, perkantoran, dan lain sebagainya.

15. Fauzi Bowo (7 Oktober 2007 – 7 Oktober 2012)

16. Joko Widodo (15 Oktober 2012 – 16 Oktober 2014)

Ini nihhh... Dari awalnya seorang wirausaha, jadi walikota di Solo, jadi gubernur di Ibukota, sampai jadi Presiden RI! Jokowi ini bisa dibilang tokoh yang amazing, disegani, dan bisa dibilang beliaulah yang mempopulerkan blusukan. Kebijakan-kebijakannya emang lebih pro ke rakyat kecil yang membutuhkan. Kalo pas jadi gubernur Jakarta, kebijakan Jokowi lebh bersifat populis, kayak Kampung Deret, Kartu Jakarta Sehat, dan Kartu Jakarta Pintar.

Di awal menjabat, beliau mendahulukan program bantuan sosial melalui Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar, juga membenahi saluran air di DKI. Fokus sama pembangunan MRT yang sempat terhambat, nambah armada bus TransJakarta, dan ngurangin diskriminasi dan nepotisme di jenjang karir PNS di DKI Jakarta lewat lelang jabatan. Beliau juga lho yang melarang atraksi Topeng Monyet di jalan-jalan!


Image: https://upload.wikimedia.org

17. Basuki Tjahaja Purnama (16 Oktober 2014 – 9 Mei 2017)

Nah ini... Gubernur DKI Jakarta yang sukaaa banget nimbulin kontroversi tapi kerjanya terlihat nyata. Pria yang suka disapa Ahok ini merupakan warga negara Indonesia beretnis Tionghoa dan beragama Kristen Protestan pertama yang menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sepak terjangnya di dunia politik bermula pas doi menjabat jadi Bupati Belitung Timur periode 2005 – 2006, yang kemudian jadi anggota Komisi II DPR periode 2009 – 2014 dari Partai Golkar dan terus ngundurin diri karena mencalonkan diri jadi wakil Jokowi kala itu. Nah, di tahun 2014, Jokowi ngambil cuti panjang karena mau calonin diri jadi presiden, naiklah Ahok jadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta. Setelah terpilih jadi presiden, di tanggal 16 Oktober 2014, Jokowi resmi ngundurin diri dan jadilah Ahok Gubernur DKI Jakarta tanpa dukungan partai alias independen.

Walaupun pernyataannya sering menimbulkan kontroversi, Ahok ini pernah meraih penghargaan sebagai Tokoh Anti Korupsi lho. Beliau dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah (Duh, korupsi kok semangat sih?). Majalah Tempo juga memilih Ahok sebagai salah satu tokoh yang mengubah Indonesia. Lagi-lagi Ahok dapat penghargaan anti korupsi dari Bung Hatta Corruption Award, karena usahanya membuka laporan mata anggaran DKI Jakarta untuk dikaji ulang.


Image: http://media.viva.co.id

18. Djarot Saiful Hidayat (9 Mei 2017 – Oktober 2017)

Sebelum menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Djarot pernah menjabat sebagai walikota Blitar selama dua periode. Beliau ini membatasi adanya kehidupan metropolitan yang serba mewah, kayak pembangunan mall dan gedung-gedung pencakar langit. Djarot lebih suka menata pedagang kaki lima yang mendominasi perekonomian di kotanya.

Djarot dipilih sama Gubernur DKI Jakarta, Ahok sebagai wakil gubernur yang ngedampingin sampai 2017. Pada 31 Mei 2017, DPRD DKI Jakarta ngumumin kalau Djarot jadi gubernur DKI Jakarta gantiin Ahok yang ngundurin diri abis menjalani proses penahanan. Djarot resmi dilantik sama Presiden Jokowi di Istana Negara, 15 Juni kemarin.


Image: http://www.sumber.com

19. Anies Rasyid Baswedan (gubernur terpilih, mulai Oktober 2017)


Image: http://media.viva.co.id

Itu tadi Guys, gubernur DKI Jakarta dari masa ke masa. Semoga Gubernur yang terpilih, Anies Baswedan bisa membawa Jakarta lebih baik lagi ya. Dan yang penting... Bebas macet bebas banjir, juga semua rakyatnya bahagia!

SHARE & COMMENT