streatwear indonesia

6 Buku Indonesia Ini Akan "Mengguncang" Pikiranmu

19 Apr 2016

 

Saking bagusnya Guys hehehe...apa yang membuat sebuah buku itu bagus? Tentunya ketika membacanya kita terinspirasi untuk melakukan sesuatu ataupun perubahan. Sebenarnya ada banyak karya penulis Indonesia yang membuat kita lebih memaknai hidup tapi untuk sekarang D! kasih enam dulu ya…

1. Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari

Tahu film Sang Penari yang dimainkan dengan kecenya oleh Oka Antara dan Prisia Nasution? Nah, film itu diangkat dari novelnya Ahmad Tohari berjudul Ronggeng Dukuh Paruk. Ceritanya kurang lebih sama dengan yang di film nih, Guys. Tentang penari ronggeng di sebuah kampung kecil dengan latar tahun 1965. Apa yang menarik dari sini adalah tema yang Indonesia banget, dibungkus sejarah dengan tokoh-tokoh yang dekat dengan kita! Membaca buku ini akan membuat kita lebih memahami sejarah bangsa dan bagaimana kehidupan rakyat Indonesia saat pergolakan 1965 terjadi.

image: octacintabuku.files.wordpress.com


2. Selimut Debu by Agustinus Wibowo

Walaupun Agustinus Wibowo menceritakan tempat-tempat di luar Indonesia, tapi semangat berpetualangnya patut kita contoh Guys! Buku ini bercerita tentang perjalanan Agustinus Wibowo menuju tempat-tempat yang nggak terpikirkan sebelumnya sebagai destinasi “wisata”. Yah, memang “wisata” cantik bukan menjadi tujuannya. Agustinus menapaki Afghanistan, Pakistan, Iran, Tajikistan, Kyrgystan, Kazakhstan, Uzbekistan dan Turmenistan. Hmm…banyak “tan-nya” ya Guys hehehe…Dahsyatnya berbekal perjalanan panjang ini akhirnya secara nggak sadar dia menguasai bahasa daerah setempat lho! Sangat menginspirasi…

image: http://1.bp.blogspot.com/


3. Rumah Kopi Singa Tertawa by Yusi Avianto Pareanom 

Kalau Pop Patriotics lagi butuh tertawa tapi dengan cara yang intelek bacalah buku yang berisi kumpulan 18 cerpen ini. Judul-judulnya aja nyeleneh; Cara-cara Mati yang Kurang AduhaiEdelweiss Melayat ke CiputatAjal Anwar Sadat di Cempaka Putih dan lain-lain. Tema-tema yang diangkat menarik, bagaimana seseorang bertemu dengan kematiannya, percakapan-percakapan yang terjadi di sebuah rumah makan pun bisa jadi cerita yang unik. Oh, ya buku ini mendapat predikat salah satu buku terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone Indonesia lho. Fyi, penulis buku ini baru aja merilis buku terbarunya judulnya Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi yang sebagian isinya menjadi cerpen di buku Rumah Kopi Singa Tertawa.

image: http://www.alineatv.com/


4. Tanah Tabu by Anindita S. Thayf

Buku yang memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2008 ini bagus banget buat kamu baca Pop Patriotics! Bercerita tentang ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi di Papua dari sudut pandang perempuan. Walaupun sarat dengan kritikan sosial nggak lantas bikin bacaan ini jadi berat, justru karena tokoh-tokoh yang diangkat benar-benar menyuarakan yang sesungguhnya terjadi, membuat cerita ini nikmat untuk dituntaskan sampai habis. Salah satu petikan dari novel ini yang mengena banget adalah: Perusahaan di ujung jalan itu hanya setia pada emas kita. Tidak peduli apakah tanah air, dan orang-orang kita jadi rusak karenanya, yang penting semua emas punya mereka. Mereka jadi kaya, kita ditinggal miskin. Miskin di tanah sendiri! 

image: http://bapersip.jatimprov.go.id/


5. Maryam by Okky Madasari

Buku yang membuat kita bertanya apakah “demokrasi” di Indonesia memang benar ada? Kalau memang ada kenapa masih banyak sekelompok orang yang nggak bisa menikmati kebebasan yang seharusnya menjadi haknya warga negara? Maryam bercerita tentang seorang perempuan yang lahir dari keluarga yang menganut Ahmadiyah dan kemudian diusir dari kampung halamannya karena keyakinan yang dia punya. Novel ini meraih penghargaan Khatulistiwa Literary Award 2012 dan udah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.


image: satyaarya.files.wordpress.com


6. Cinta Tak Pernah Tepat Waktu by Puthut EA

Dari judulnya aja udah kebaca kalau novel ini bercerita tentang apa. Yup! Apalagi kalau bukan cinta yang datang terlambat. Buat yang sedang jatuh cinta, patah hati, sedang ragu dengan pilihan hati, pokoknya yang sedang dilema dengan ending dari kisah asmaranya monggo membaca buku ini, Guys! Buat yang masih penasaran, mungkin quote ini semakin meyakinkan kamu kalau buku ini mesti ada di tanganmu segera!

Ibarat pejalan, aku sudah berjalan terlalu jauh. Melewati hidup dengan semangat hijau dan liar. Tikungan-tikungan patah menjadi saksi. Hinggap dari satu pelukan kekasih ke pelukan kekasih yang lain. Nyaris tidak ada kesulitan untuk mengatakan rasa sayang, dan nyaris tidak ada pula kesulitan untuk mengatakan selamat tinggal. Yang kudatangi menangis dan membuka diri, yang kutinggalkan bisa menerima diri. Semua sayang. Semua sayang. Semua sayang. Bahkan ketika ditinggalkan.

image: bukumurah86.files.wordpress.com

SHARE & COMMENT