streatwear indonesia

Cuma di Indonesia Tradisi Rokok Untuk Mengesahkan Pernikahan!

31 May 2016

 

Terlepas dari pro-kontra soal rokok, D! mau beberin fakta menarik mengenai sejarah, kebudayaan rokok di Indonesia. Ada banyak informasi unik yang nggak kita sangka-sangka lho! Check these out, ya Guys… 

image: http://komunitaskretek.or.id/

1. Sebagai Obat

Sekitar tahun 1800-an rokok kretek dikenal sebagai obat untuk meringankan nyeri dada. Penemuan ini ditemukan oleh Djamari. Awalnya dia hanya mengoleskan minyak cengkeh ke dada terus dia bereksperimen dengan mencampur cengkeh dengan tembakau kemudian dilinting dan menjadi rokok. Ternyata hasilnya lebih mujarab!

image: manoherbs.com


2. Museum Kretek

Indonesia punya Museum Kretek lho! Lokasinya di Kudus, Jawa Tengah didirikan pada 3 Oktober 1986 oleh Soepardjo Rustam, Gubernur Jawa Tengah (1974 – 1982). Di museum ini kita bisa melihat sejarah perkembangan kretek di Indonesia dari dulu sampai sekarang. Bagaimana industri kretek telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sampai meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

image: image: wego.co.id


3. Raja Kretek Pertama di Indonesia

Namanya Nitisemito, raja kretek Indonesia yang mendirikan pabrik seluas enam hektar di Desa Jati, Kudus Jawa Tengah tahun 1914. Membawahi 15.000 buruh rokok dan memproduksi 10 juta batang rokok tiap harinya. Kisah humanis sarat perjuangan dari raja kretek ini adalah dimana salah satu motivasinya supaya orang-orang pribumi nggak bekerja dengan orang-orang Belanda. Sedihnya sih, di masa awal kependudukan Jepang dan Perang Dunia II bisnis Nitisemito jadi terpuruk.

image: pbs.twimg.com


4. Tradisi Leletan

Ngomongin soal tradisi kretek atau rokok di Indonesia pasti nggak lepas dengan kebudayaan nglelet di Lasem. Simple-nya Lelet itu tradisi melukis rokok dengan ampas kopi. Konon sensasinya dahsyat banget, aroma rokok bercampur dengan tembakau bikin prosesi mengisap tembakau lebih aduhai dan nyeni. Oh, ya budaya nglelet ini memang menjadi tradisi di warung-warung kopi di Lasem lho!

image: usemayjourney.files.wordpress.com


5. Bukan Tukar Cincin Tapi Isapan Rokok

Satu hal lagi yang unik dari merokok sebagai khasanah kebudayaan masyarakat Indonesia ada pada suku Talang Mamak di provinsi Riau. Bertukar isapan rokok menjadi salah satu proses pernikahan yang penting buat suku Talang Mamak. Masyarakat adat setempat memercayai bertukar isapan rokok menandakan kalau pasangan sudah sah menjadi suami-istri.

image: http://3.bp.blogspot.com/

SHARE & COMMENT