streatwear indonesia

5 Kekayaan Alam Indonesia Ini Terbaik Dunia Lho!

22 Jun 2016

 

Ngomongin soal kekayaan alam Indonesia, D! jadi keinget pas ikut open trip ke Rangkasbitung, mobil yang D! dan teman-teman sesama ngetrip melewati rumah penduduk yang sedang menjemur cengkeh. Wanginya menyelinap masuk ke jendela mobil, dan tiba-tiba aja salah seorang teman nyeletuk, “Ini nih yang bikin Indonesia dijajah…” Semua orang di mobil langsung ngejawab, “Waaah…”

Eniwei, yang dibilang teman tadi bener banget, Guys. Cengkeh adalah kekayaan alam yang jadi rebutan bangsa-bangsa lain pada masanya dulu. Indonesia kita memang terkenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah ruah. Sampai-sampai Koes Ploes pernah bilang dalam lagunya Kolam Susu kalau di Indonesia, ngelempar tongkat kayu ke tanah bakal jadi tanaman. Dan nggak perlu capek-capek memancing karena ikan dan udang yang bakal menghampirimu.

http://2.bp.blogspot.com/


Sayangnya nggak semua penduduk Indonesia bisa menikmati kekayaan alam Indonesia ini secara merata. Sedihnya lagi, bahkan penduduk lokal dimana sumber daya alam itu berasal—yang semestinya berhak menikmati, nggak menikmati sebagaimana layaknya. So, apa aja kekayaan alam Indonesia yang jadi “rebutan” dunia tersebut Pop Patriotics?

1. Emas Kualitas Terbaik Dunia

Indonesia memiliki emas kualitas terbaik dunia lho! Tepatnya di daerah Papua dan Maluku. Untuk tambang emas di Papua yang dikelola oleh PT. Freeport milik AS, memiliki deposit karat emas yang jauh lebih baik dibandingkan emas manapun. Salah satu kriteria emas terbaik berwarna kuning menyala hampir kemerahan dan ini dimiliki emas di Papua. Btw, bukan hanya soal kualitasnya aja sih, secara kuantitas juga Papua merupakan tambang emas terluas dengan produksi terbanyak per tahunnya. 

image: anisavitri.files.wordpress.com


2. Cengkih

Konon, aroma cengkihlah yang membius negara-negara Eropa untuk datang dan berhasrat menguasai bumi Indonesia. Awalnya penghasil cengkeh utama di Indonesia ada di pulau-pulau kecil di Maluku. Ada lima pulau penghasil cengkih terbesar yaitu Ternate, Tidore Makian, Bacan dan Moti. Dulu, sekitar abad 17 dan 18, cengkih sama bernilainya dengan emas. Bahkan 1 kg cengkih seharga dengan 7 gram emas. 

Kalau sekarang ini sih, sebagai salah satu bahan utama pembuatan rokok, industri cengkih di Indonesia yang sangat berkembang ada di wilayah pelopor pabrik rokok seperti Temanggung, Minahasa, Kudus dan Kediri. Oh, ya cengkih yang paling menarik minat negara luar adalah cengkih dari Minahasa yang konon katanya aroma 1 kg cengkih Minahasa setara dengan 20 kg cengkih dari daerah lain.

image: http://d1g2a05lw1ezqg.cloudfront.net/


3. Gas Alam

Indonesia juga termasuk penghasil gas alam terbesar di dunia dengan lokasinya di beberapa titik seperti Bontang (Kalimantan Timur), Arun (Nanggroe Aceh Darussalam), Tangguh (Papua) Pulau Natuna, Blok Cepu (Kabupaten Bojonegoro - Jawa Timur, Kabupaten Blora - Jawa Tengah dan Kabupaten Tuban – Jawa Timur). Wah, keren banget ya...


image: http://4.bp.blogspot.com/


4. Kapur Barus

Tapanuli Tengah ternyata udah terkenal seantero dunia dari zaman sebelum Masehi karena kapur barusnya lho! Sejarah mencatat perjalanan Marcopolo ke Sumatera di tahun 1291 mengunjungi tempat di bagian barat Sumatera yaitu Fansur atau dikenal dengan nama Barus—saat ini. Karena hasil buminya tersebut, Barus pada masanya menjadi pusat perdagangan bangsa-bangsa dunia seperti Yunani, Spanyol, Belanda, Portugis, Inggris, Korea dan Jepang. Menurut update terbaru sih, Pohon Kapur Barus yang ada di Barus udah tinggal 20 pohon. Duh, sayang banget ya…

image: http://duniamelancong.com/


5. Gaharu 

Di dunia terdapat 20-an spesies gaharu dan enam di antaranya terdapat di Indonesia. Hutan Kalimantan adalah penghasil gaharu terbaik dunia. Bahkan harganya bisa mencapai miliaran rupiah perkilonya. Fyi, kualitas gaharu tergantung dari jenis pohon, proses pembentukannya, umur, aroma, kadar resin serta warna gaharu.

image: gaharujabar.files.wordpress.com

SHARE & COMMENT