damniloveindonesia
damniloveindonesia
4 Tradisi "Berbahaya" Indonesia Ini Menantang Adrenaline Banget!
28 Jun 2016
Posted By Damn! I Love Indonesia (Ester Pandiangan)
 

Beragam kebudayaan dan tradisi Indonesia nggak hanya bikin kita kagum aja tapi juga rada horor soalnya menantang adrenaline banget, Guys! Gimana nggak, mulai dari kesurupan, berkelahi sampai terluka dan lain-lain. Tapi jangan langsung negative thinking, semua punya maknanya masing-masing kok. Dan semakin membuktikan kalau Indonesia kita hebaaaat dan kita wajib menjaga dan melestarikan kekayaan kebudayaannya. Seenggaknya, kalau belum bisa melakukan sesuatu yang real, penting buat kita untuk tahu aja, bahawasanya ada lho kebudayaan seperti ini atau seperti itu di Indonesia.

image: gumelem.cf

1. Ngerebong (Kesurupan Massal) di Bali

Tradisi ini biasanya dilakukan setiap enam bulan sekali untuk melakukan penyucian dan menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia roh. Ada beberapa tahapan dalam tradisi ini namun puncaknya ketika peserta upacara kesurupan dan mulai menyakiti diri sendiri seperti menusuk-nusukkan badan dengan keris, berteriak dan menangis. Upacara ini benar-benar sakral dan perempuan yang sedang menstruasi dilarang untuk ikut ataupun sekadar melihat.


2. Ujungan (Berkelahi Meminta Hujan) di Banyumas
Kalaulah ada tradisi memanggil mantan ya seperti tradisi ujungan di Banyumas ini yang merupakan upacara memanggil hujan hehehe. Terus apa serem-nya ya? Gimana nggak serem, soalnya upacara ini dilakoni dengan jalan berkelahi oleh dua lelaki dewasa menggunakan sebilah rotan. Dan, semakin banyak darah yang keluar konon dipercaya semakin cepat juga hujan yang turun. Unsur daerah sangat kental di upacara ini dimana saat pertarungan terjadi ada iringan musik tradisional dan sinden.


3. Perang Pandan (Saling “Melukai” dengan Pandan Berduri) di Bali
Rada mirip dengan tradisi Ujungan, Perang Pandan di Bali tepatnya di Desa Tenganan, Karangasem ini dilakukan dengan menggunakan daun pandan berduri dimana seorang pemuda akan melawan pemuda lainnya dengan menyabetkan/menggosokkan daun pandan berduri tersebut ke tubuh lawan. Upacara ini dilakoni untuk menghormati Dewa Indra atau dewa perang. 


4. Laliang (Bermain Sepak Bola Api) di Sumba Barat
Laliang hanyalah sejenis permainan sepak bola. Bedanya bola yang dimainkan bukan bola biasa melainkan batok kelapa yang direndam minyak tanah kemudian dibakar dengan api. Sebenarnya tradisi bermain sepak bola api ini nggak hanya ada di Sumba Barat tetapi di beberapa daerah di Indonesia misalnya pondok pesantren di Cirebon yang melakukannya dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Dan biasanya sebelum bermain sepak bola api ini, para pemain melakoni beberapa ritual khusus supaya tahan panas.



COMMENT


Lakukan 8 Hal Ini Supaya Macet Mudikmu Nggak Garing! ❮ Prev Article
8 Jawaban Cerdas Buat Kamu yang Selalu Ditanya Kapan Kawin Saat Acara Kumpul Keluarga Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Signature Navy HD Red...
IDR IDR 220.000
Tee Signature Patch Garud...
IDR IDR 220.000
Band I Am Sexy Indo Red/W...
IDR IDR 35.000
Pin Urban Rainbow Black S...
IDR IDR 25.000