streatwear indonesia

8 Fakta Kerokan Yang Harus Kamu Ketahui

07 Sep 2016

 

Banyak orang meyakini bahwa kerokan bisa menghalau berbagai rasa sakit, salah satunya masuk angin. Apalagi buat yang nggak suka minum obat,  alternatif ini dinilai ampuh kala tubuh udah mulai nggak kuat. Kali ini D! mau bahas tentang kerokan biar nggak pembuluh darah aja yang terbuka, tapi pikiran juga!

image: https://cdns.klimg.com

Apa sih kerokan itu?

Kerokan adalah sebuah terapi pengobatan alternatif buat gejala masuk angin dengan metode menggaruk sambil menekan bagian permukaan kulit pakai minyak dan benda tumpul sebagai alat pengeroknya yang kemudian menimbulkan guratan merah atau lecet pada kulit. Alat pengerok yang umumnya digunakan bisa koin, batu giok, gundu, potongan jahe, potongan bawang, pokoknya benda tumpul yang bisa digunakan buat menggosok punggung.

image: http://3.bp.blogspot.com

Selain memakai benda tumpul, pengobatan kerokan ini juga harus memakai cairan licin seperti minyak telon, minyak zaitun, minyak kelapa atau body lotion. Pakai cairan licin biar kulit nggak lecet parah atau iritasi begitu dikerok. Tindakan mengerok ini dipercaya dapat “mengeluarkan angin” dari dalam tubuh dengan menghangatkan permukaan kulit sehingga peredaran darah meningkat dan menjadi lancar. Begitu lho…

Meski dunia medis kini udah canggih, masih banyak banget orang yang menikmati kebiasaan kerokan ini dari berbagai golongan dan strata sosial. Terapi ini digemari karena dinilai manjur dan murah buat penyembuhan suatu penyakit. Ada juga kepercayaan bahwa koin berfungsi buat menarik roh jahat yang membuat penderita sakit keluar dari badannya, karena roh jahat sering dianggap tertarik sama uang. Hiii… Bener nggak tuh?


Berikut ada 8 fakta kerokan yang menarik buat disimak : 

1. Masuk angin bukan berarti tubuh kemasukan angin, jadi kerokan sebenarnya nggak bisa mengusir angin

Udara atau angin dingin bisa bikin pembuluh darah di kulit menyempit sampai otot-otot kekurangan oksigen. Nah, otot yang nggak bisa nafas itu yang bikin gejala masuk angin seperti nyeri otot atau mialga dan pegel-pegel. Selain itu, kurang gerak sehingga pembuluh darah kaku dan nggak luwes juga punya dampak yang sama. Makanya, gerakan mengerok atau menggaruk kulit itu bukannya ngusir atau mendorong angin keluar, tapi memperlebar pembuluh-pembuluh darah di permukaan kulit yang menyempit karena dingin. 

2. Makin merah bukan berarti penyakitmu makin parah

Kerokan pada dasarnya merupakan metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menyempit, pasti bakal ninggalin bekas merah di kulit. Bekas itu adalah jejak pembuluh darah yang terbuka atau pecah seiring gesekan koin atau kerokan. Daerah tersebut bakal diisi sama aliran darah yang sebelumnya tertutup. Dibandingkan intensitas warna yang pasti bakal makin pekat kalau Pop Patriotics ngerok kulit lebih kuat atau lebih sering, bagian tubuh mana yang dikerok justru bakal lebih menentukan kemanjuran pengobatan ini.

3. Semakin sering kerokan bisa meningkatkan kekebalan tubuh

Pelebaran diameter pembuluh darah akibat kerokan secara nggak langsung nyediain ruang lebih buat pergerakan sel darah putih yang merupakan agen kekebalan tubuh utama. Sel-sel darah putih ini pun jadi makin reaktif buat mempertahankan tubuh kita pas ribuan ujung pembuluh darah tepi pecah bagaikan terbentur atau dipukul. Pecahnya pembuluh darah tepi yang juga bisa disebut peradangan ini memicu reaksi zat anti-peradangan yang disebut cytokines.

4. Kerokan nggak cuma terkenal di Indonesia, tapi juga di negara lain

Pada dasarnya tekniknya sama. Menggesekkan objek ke permukaan kulit secara berulang kali buat ‘mengusir angin’, cuma objeknya aja yang beda. Kalau di Tiongkok, kerokan dikenal dengan nama gua sha, yang pakai batu giok sebagai alat kerok. Vietnam menyebutnya cao giodi, sedangkan di Kamboja disebut goh kyol.

image: http://cincinnatiacupuncture.clinic/

5. Kerokan adalah bukti nyata dari rumus fisika

Sadar nggak Guys, kalau pas dikerok itu sebenarnya kamu lagi praktekin rumus fisika Albert Einstein yang terkenal, E=MC2? Rumus ini ngejelasin bagaimana energi itu bisa terbentuk dari pergesekkan antara dua permukaan benda. Menggosokkan uang logam ke kulit berulang-ulang itu sebenarnya gesekan yang bisa menciptakan energi yang berupa panas. Jadi wajar banget kalau abis kerokan Pop Patriotics merasa hangat.

6. Kerokan paling manjur kalau dipraktekin di punggung (aja)

Nggak usah kerokan dari ujung kepala sampai ujung kaki. Idealnya kerokan emang di punggung buat dapetin manfaat yang maksimal biar memperlebar pembuluh darah dan melancarkan aliran darah ke seluruh permukaan tubuh. Jadi harus pilih pembuluh darah yang panjang dan terhubung ke semua bagian tubuh. Jadi dengan satu gesekan koin, manfaatnya bisa dialirkan lebih jauh. Punggung merupakan pusat syaraf terpadu dengan pembuluh darah paling panjang dan menyebar kemana-mana.

image: http://assets-a2.kompasiana.com

7. Kerokan memicu peningkatan produksi morfin dalam tubuh

Kerokan bisa bikin Pop Patriotics tenang dan segar layaknya menghirup morfin atau zat sedatif, lho. Eits, tapi tunggu dulu. Nggak kayak obat-obatan terlarang tapi jenis morfin yang diproduksi secara alami dalam tubuh kita sendiri, yaitu beta endorfin. Konsep ini sama kayak dipijat. Banyak orang kecanduan sama rasa rileks dan segar sehabis dipijat atau dikerok. Tapi ingat, apapun dalam jumlah berlebihan itu nggak baik. Repot juga kalau kecanduan dikerok, ‘kan?

image: https://trainedto.com

8. Kerokan buat ibu hamil bisa menyebabkan kelahiran prematur

Khusus buat ibu-ibu hamil, kerokan bisa membahayakan. Nggak secara langsung mengancam jiwa ibu atau janin, sih. Tapi memacu kelahiran prematur. Zat anti-peradangan atau cytokines yang ada di tubuh orang biasa bisa meningkatkan kekebalan tubuh, tapi buat ibu hamil justru bisa menyebabkan munculnya zat prostaglandin yang bisa memicu kontraksi dini pada kehamilan. 

 

image: http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com

 

Nah, itu tadi beberapa fakta soal kerokan. Asal nggak jadi kebutuhan primer, kerokan nggak berbahaya, kok. Tapi kalau terus-terusan bisa mengakibatkan banyak pembuluh darah kecil dan halus pecah. Nggak cuma itu, kerokan juga bisa bikin kecanduan karena efek hormon endorfin yang dikeluarkan tersebut. Boleh kerokan, asal bayar yang ngerok, ya! Hehehe…

SHARE & COMMENT