damniloveindonesia
damniloveindonesia
Belajar Keep Moving Forward Dari Permainan Egrang
27 Sep 2016
Posted By Damn! I Love Indonesia (Natalya Wijaya)
 

Siapa sih yang nggak pernah main atau nyobain egrang? Pasti Pop Patriotics pernah dong. Entah mainnya jago atau nggak. Kalau D! sih jujur aja nggak jago, hehehe... Permainan yang memerlukan keterampilan dan keseimbangan tubuh ini merupakan permainan tradisional yang (sayangnya) hampir nggak pernah dimainin lagi sama anak-anak zaman sekarang. D! inget banget dulu pas SD, zaman-zamannya belum ada gadget, lomba main egrang sama tetangga sampai dekil-dekil dan lusuh, karena banyakan jatohnya. 


image: traditionalgame.blogspot.com

Buat yang mungkin lupa, egrang adalah permainan zaman dulu kala dimana satu orang berjalan dengan naik di bambu. Nah buat orang yang kurang percaya diri atau nggak punya keyakinan pada dirinya, seringkali kesulitan dalam main mainan ini karena mesti melangkahkan bambu buat menopang badannya dan terus berjalan.

image: http://www.wego.co.id/

Meski kurang diketahui jelas darimana asal-usulnya, permainan egrang ini terkenal banget lho di daerah-daerah di Indonesia tapi dengan nama yang beda-beda. Nama egrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang artinya terompah pancung yang terbuat dari bambu bulat panjang. Kalau di daerah Jawa, egrang dikenal dengan nama jangkungan yang berasal dari nama burung berkaki panjang. Kalau di Sumatera Barat dikenalnya nama tengkak-tengkak dari kata tengkak atau pincang, karena mainnya kayak pincang-pincang kali ya?

image: http://merahputih.com/

Pop Patriotics pasti tau dong, kalau main egrang ini nggak cuma butuh keterampilan tapi juga keberanian. Kalau kita ragu-ragu pas melangkah, ya kita bisa jatuh. Kalau pas langkah pertama aja udah takut jatuh, ya gimana langkah berikutnya, yega?

Sama seperti hidup ini (etsahh...). Kala kita dihadapkan sama sesuatu yang sulit dan kita ragu dalam mengambil keputusan, gimana mau maju. Yang ada malah stuck bahkan jatuh tersungkur kur kur. Atau ya kalau nggak yakin sama diri sendiri, siapa lagi yang bisa bantu? 11-12 deh sama permainan egrang ini. Pilihannya ya cuma keep moving forward sampai garis finish atau jatuh. Itu aja sih. Yakin aja sama diri sendiri dan berusaha buat melewati segala rintangan yang ada. Karena Tuhan pasti nggak bakal ngasih cobaan diluar kemampuan umatNya, right? (mulai dalem ‘kan).

image: orrekreasijatim.blogspot.com

Selain belajar filosofi hidup yang lumayan dalem, permainan egrang juga ngajarin kita nilai-nilai positif lainnya, lho. Kayak keuletan, hard work that pays off, dan sportivitas. Pertama ulet. Bukan ulet yang ijo-ijo, yes. Tapi keuletan pas bikin egrang ini. Eits, nggak sekedar nyatuin bambu, lho. Pembuatan egrang ini butuh ketekunan biar egrangnya seimbang dan kokoh pas dipakai berjalan. Kerja keras ya pas lomba, gimana caranya biar bisa ngalahin lawan. Kalau sportivitas ya, kayaknya setiap permainan ngajarin hal ini, ya. Gimana biar menang tanpa berbuat curang dan kalau kalah ya nerimo, bukannya ngambek.

image: http://koti.or.id/

Itu tadi kira-kira nilai filosofi dan sekilas sejarah permainan egrang. Jadi kangen nggak, Guys? Yuk, berburu bambu! Bisa jadi ide yang lumayan ‘kan buat 17-an tahun depan.



Diolah dari berbagai sumber.



COMMENT


Menuju Gerbang Keabadian Tana Toraja ❮ Prev Article
Orang Indonesia dan Kebiasaan Belum Lima Menit Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Classic Black/White M...
IDR IDR 230.000
Tee Sign White HD Black M...
IDR IDR 220.000
Tee Signature Patch Garud...
IDR IDR 220.000
Sticker Sign Damn! Blue H...
IDR IDR 30.000