damniloveindonesia
damniloveindonesia
Apa Keistimewaan Restoran Indonesia Ini Sampai Bisa Didatangi Victoria Beckham?
12 Feb 2016
Posted By Damn! I Love Indonesia (Ester Pandiangan)
 

Menyantap makanan di Tugu Kunstkring Paleis bukan hanya persoalan menikmati kulinernya saja tetapi juga menyesapi kenangan, sejarah dan nuansa tempo dulu. Yup! Sebagai bangunan yang sudah berdiri sejak 100 tahun yang lalu, restoran yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No. 1, Jakarta Pusat ini memberikan pengalaman menyantap makanan dan kenangan sekaligus. 

Suasana dengan paduan artsoulromance Indonesia dan history membuat kita seolah terlempar ke beberapa abad sebelumnya. Interior ruangan memang dibentuk sedemikin rupa, ada paduan sejarah yang bisa kita lihat dari beberapa lukisan perjuangan yang dipajang di beberapa ruangannya.

image: dok.Tugu Kunstkring Paleis


Ruangan-ruangan di Tugu Kunstkring terbagi atas beberapa tema. Seperti Ruangan Diponegoro yang di dindingnya terpajang lukisan The Fall of Java ketika Jawa jatuh ke tangan Belanda dan Ruangan Soekarno  serta Ruangan Multatuli yang didedikasikan untuk kedua tokoh tersebut. Inilah yang membuat Tugu Kunstkring Paleis menjadi tempat yang cocok untuk menyesapi sejarah sambil beromantis ria.

Wajar aja jika banyak pesohor dan petinggi dunia pernah bersantap di sini. Salah satunya adalah Victoria Beckham, ketika berkunjung ke Jakarta beberapa tahun lalu. Ngomongin soal menunya, Tugu Kunstkring Paleis menyediakan beragam menu Indonesia yang diracik dengan sentuhan estetika yang ciamik. Seperti Rundvlees Empal van Mevrouw Lim; potongan daging sapi yang sebelumnya diasapi kemudian digoreng lalu dicampur dengan bumbu dan disajikan dengan beras yang digoreng crispy.


Sajian Sayoer Boentjis met Udang Api-api en Telor Asin cocok sebagai teman daging sapi crispy. Menu ini adalah sayur buncis yang ditumis dengan telur asin dan udang. Rasanya gurih, manisnya udang dan segarnya sayuran, benar-benar santapan sehat!


Sebagai kudapan ada Soezen Gevuld met Garnalen Ragout adalah menu yang juara dicicipi ketika hujan. Menu ini adalah kue sus yang dibelah kemudian diselipkan udang dan diberi topping keju yang meleleh. Hmmm…


Istimewa lagi dari Tugu Kunstkring Paleis punya menu pilihan lain yaitu The Grand Rijsttafel yaitu tata cara pelayanan makanan dengan parade tarian dimana menu makanannya dipikul satu per satu baru kemudian dihidangkan ke tamu. Ini merupakan tata cara makan saat zaman kolonal Belanda yang diadpsi oleh orang-orang Betawi pada masanya dulu. Tertarik mencoba, Pop Patriotics?



COMMENT


Menyantap "Kemakmuran" di Hotel Mulia ❮ Prev Article
Ada Nasi Goreng Indonesia Hebat di Waha Kitchen Next Article ❯
RELATED POST
SHOP THE PRODUCTS
Tee Signature Misty HD Re...
IDR IDR 220.000
Tee DAMN Glitch White Mal...
IDR IDR 250.000
Tee Sign Black HD Silver ...
IDR IDR 220.000
Tee Kartini Quotes White ...
IDR IDR 250.000