streatwear indonesia

5 Tempat yang Membuat Kamu Menikmati Hidup di Hiruk-pikuk Jakarta

19 Feb 2016

 

Sastrawan Indonesia, Seno Gumira Ajidarma bilang, “Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yang hanya akan berakhir dengan pensiun yang tidak seberapa.” 

Pernyataan ini kurang lebih menggambarkan betapa merananya tinggal di Jakarta bila hanya dihabiskan dengan rutinitas yang itu-itu saja, belum lagi kemacetan yang mengurangi tingkat “kewarasan” penduduknya. Syukurnya sih, di tengah kehidupan Jakarta yang kelihatan monoton ini, sebenarnya kita bisa menemukan tempat-tempat yang membuat hidup di Jakarta lebih menyenangkan. 

1. Taman Ismail Marzuki (TIM)

Bukan soal variasi kegiatan seninya aja yang bisa ditemukan di sini tetapi juga suasananya lebih humanis dan adem. Ada banyak jajanan di dalam komplek TIM (Jalan Cikini Raya No. 73) yang asyik untuk dicoba. Mulai dari makanan tradisionalnya sampai barat. Harganya juga ramah di kantong. Terus, coba deh sesekali cek jadwal pemutaran film di @kineforum (masih berada di lokasi yang sama dengan TIM) terkadang ada pemutaran film-film lama ataupun film yang nggak diputar di bioskop. Duduk-duduk lucu di dekat pohon atau XXI nya sambil melihat komunitas tari sedang latihan bisa jadi aktivitas yang menyejukkan diri juga.

image: http://assets.kompas.com/ nyoozee.com


2. Kosenda Hotel

Mau tahu sejarah ataupun hal-hal yang unik tentang Jakarta sambil nongkrong nyaman ataupun weekend get away? Kosenda Hotel di Jalan KH. Wahid Hasyim No. 127 Tanah Abang ini memiliki desain yang menarik. Sebagian dinding dari hotel ini merekam ikon-ikon dari Jakarta seperti ondel-ondel, monas, roti buaya, lengkap dengan masing-masing ceritanya. Di bagian lainnya, ada lansekap Jakarta berupa kayu-kayu yang menggambarkan gedung-gedung tinggi di Jakarta. Oh, ya di sebelah depan hotel ditanam pohon asem bukan tanpa maksud, melainkan untuk mengenang kalau Jalan KH. Wahid Hasyim ini dulu bernama Jalan Asem!

  


3. Salihara

Kurang lebih hampir sama dengan TIM sih, hanya saja acara-acara yang digelar di tempat yang berlokasi di Jalan Salihara No. 16 ini lebih urban dan nggak jarang juga mengundang seniman dari luar negeri ataupun kolaborasi antara seniman luar dan Indonesia. Menariknya, desain Salihara yang sangat urban membuat kita nyaman berlama-lama di sini. Ada juga kedai kopi yang bikin kita betah menunggu sebelum acara dimulai. 


image: alineatv.com

4. Pusat Buku di Blok M Square

Buat yang senang membaca dan doyan buku-buku lama, pusat buku bekas di Blok M Square “surga” banget! Ada banyak buku-buku bekas mulai dari terbitan Indonesia sampai luar punya. Nggak hanya buku ada juga majalah lama, kaset/CD lama dan pernak-pernik tempo dulu. Tapi, lebih banyak buku-buku lamanya sih. Well, tempat ini bukan hanya untuk penikmat buku, ada bermacam jajanan murah meriah yang enak disantap di sini. Lumayanlah, untuk ngadem menghindari macet.

image:jakarta.panduanwisata.id/

5. Pasar Kue Subuh

Nah, buat kamu yang doyan ngelayap malam-malam, sekalian aja sampai subuh dan mampir di Pasar Kue Subuh hehehe. Lokasinya di Pasar Senen tepatnya di dekat Plaza Atrium. Kawasan kuliner ini sudah ada lama sejak 1960-an. Bukanya sih sebenarnya dari jam 10 malam jadi nggak benar-benar subuh. Aneka jajanan rakyat bisa kita dapatkan di sini lho! Tempat ini cukup asyik, menikmati Jakarta saat malam dan nggak macet bisa jadi salah satu cara mencintai Jakarta dengan cara murah dan melankolis romantis  gitu, Pop Patriotics! Hehehe...


image: http://1.bp.blogspot.com/
SHARE & COMMENT