streatwear indonesia

Mau Tahu Banyak Tentang Sejarah & Budaya Indonesia? Datang Ke Sini!

01 Apr 2016

 

Founder father kita, Soekarno pernah bilang, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya..”Dan tentu aja juga nggak males untuk belajar tentang sejarahnya. Tul, nggak? D! mau rekomendasikan 4 tempat keren dimana Pop Patriotics bisa belajar tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia. Jangan keburu diklaim negara lain dulu baru heboh belajar keunikan Indonesia! Hehehe…

1. Suwe Ora Jamu

Kebiasaan meminum jamu sudah ada sejak ribuan tahun lalu sejak periode kerajaan Hindu – Jawa tahun 772 M. Kalau Pop Patriotics main-main ke Candi Borobudur coba deh perhatiin, dalam salah satu reliefnya ada yang menggambarkan kebiasaan keluarga kerajaan meracik jamu sebagai minuman kesehatan. Dulunya, jamu diminum hanya di kalangan terbatas yaitu keluarga kerajaan sampai akhirnya kepemimpinan kerajaan selesai, rakyat biasa bisa menikmati jamu juga. Sebagai negara yang menduduki peringkat dua dunia pemilik tanaman herbal terlengkap, Indonesia memilki 9000 jenis tanaman herbal dan ini yang membuat Indonesia menjadi sumber apotek hidup dunia, Guys!

Sebenarnya kalau kita telusuri jamu bisa dibilang minuman pengganti obat tanpa ada efek samping, secara benar-benar alami. D! kasih contoh beberapa bahan jamu yang punya banyak manfaat, misalnya jahe punya manfaat untuk melancarkan peredaran darah, mengobati pencernaan dan mengobati gangguan pencernaan dan iritasi usus.  Kalau asam jawa bisa sebagai antioksidan alami dan kencur sebagai penambah stamina. Buat Pop Patriotics yang pengin belajar seluk-beluk minuman tradisional Indonesia—jamu, Suwe Ora Jamu di Jalan Petogogan 1 No. 28B  Jakarta Selatan adalah tempat yang tepat! Kebanyakan orang memang lebih merasa bangga dengan menenteng bubble tea ataupun nongkrong cantik di café sambil ngopi tapi nggak (belum) dengan jamu. Di Suwe Ora Jamu Pop Patriotics dapat menikmati racikan jamu yang lebih modern dengan penyajian yang atraktif tanpa mengurangi manfaatnya!

Ini namanya Sapta Sari, ala-ala wine taste gitu, tapi kali ini jamu. Ada 7 jenis jamu yang disajikan dalam gelas sloki; kunyit asem, beras kencur, wedang jahe, sari jamu sehat, alang-alang, rosella dan green tamarind

Di Suwe Ora Jamu ada 50-an jenis jamu pahitan produksi Jamu Iboe yang merupakan pabrik jamu pertama di Indonesia. Nggak hanya disajikan begitu aja tapi juga diinfoin bagaimana membuat jamu pahitan sendiri di rumah. Takarannya sampai suhu air yang tepat. 

Buat Pop Patriotics yang senang unyu-unyu, menu jamu yang ada di Suwe Ora Jamu juga ada disajikan dalam bentuk botolan seperti ini dan bisa di take away


2. Segosae



Batik pasti tau tapi tau nggak cara membuatnya? Di Segosae di Beranda Nusantara D -14 Mall Kota Kasablanka LG Floor Jakarta Selatan kita bisa belajar membatik dan sekaligus tahu informasi soal batik mulai dari sejarahnya sampai gimana cara membedakan antara batik tulis, batik cap dan batik printing. D! share sedikit ya, batik printing  bisa dibilang bukan batik yang sesungguhnya. Batik printing adalah kain dengan motif batik kemudian dicetak massal. Nggak ada sama sekali proses membatik pada batik printing. Batik printing itu bedanya jelas banget, warnanya nggak tembus sampai ke balik kain karena proses cetaknya hanya di satu sisi aja.


Kalau batik cap prosesnya menggunakan stempel dengan pola. Cap atau stempelnya dicelup ke lilin panas terus ditekan pada kain. Jadi nggak dilukis dengan canting. Tapi batik cap masih dibilang batik juga. Kalau batik tulis pengerjaannya benar-benar manual, satu kain benar-benar murni digambar dengan canting dan lilin malam. Banyak orang masih suka bingung membedakan antara batik tulis dan batik cap, tapi perbedaan yang paling jelas adalah polanya. Kalau batik cap, namanya juga dicap bentuk pola satu dengan pola lainnya pasti sama persis.

Sedangkan batik tulis karena memang digambar nggak ada pola yang benar-benar mirip. Cerita perkembangan sejarah batik dan akulturasinya juga bisa kita dapatkan di Segosae yang sebenarnya nggak jauh-jauh dari kerajaan Majapahit dulu.  Penasaran ‘kan gimana ceritanya?  Langsung datang aja Pop Patriotics! Nggak ada batasan waktu kok, kalau mau belajar membatik di sini! Jam bukanya juga sesuai dengan waktu buka mall kok!


3. Damn! I Love Indonesia

Boleh dong narsis dikit hehehe…di store-nya D! kamu juga bisa mendapatkan pengalaman mengenai sejarah dan kebudayaan Indonesia juga. Makanya sekali-sekali coba mampir ke store D!. Kalau di Jakarta adanya di Grand Indonesia, Pondok Indah Mall, Central Park dan Kota Kasablanka. Semua design produk dari D! menceritakan mengenai kebudayaan Indonesia mulai dari yang tradisional sampai kehidupan urban yang sekarang ini. Dahsyat ‘kan? Info lebih lanjut bisa dilihat di sini ya...


 

Oh, ya 28 Maret 2016 - 29 April 2016 ada One on One Challenge Heroes Edition di semua store kita—nggak cuma Jakarta aja tapi juga yang ada di Surabaya (Grand City Mall, Mall Tunjungan Plaza 3) dan Makassar (Panakukang Mall).

Di One on One Challenge Heroes Edition, Pop Patriotics yang masih berstatus mahasiswa atau pelajar bisa “menantang” Urban Crew-nya D! dengan pertanyaan seputar pahlawan Indonesia. Jadi Pop Patriotics dan Urban Crew saling lempar pertanyaan dan kalau kamu berhasil menjawab, bakal dapat diskon 20% untuk pembelian produk APA AJA! Keren nggak? Nggak hanya dapat produk keren tapi juga belajar sejarah dan kebudayaan Indonesia. Dahsyat ‘kan? Info lebih lanjut bisa dilihat di sini ya...


4. Galeri Indonesia Kaya

Satu lagi nih, tempat dimana Pop Patriotics bisa belajar tentang kebudayaan Indonesia, di Galeri Indonesia Kaya West Mall Grand Indonesia Jakarta. Cek aja deh di websitenya www.indonesiakaya.com. Hampir setiap minggu ada kegiatan budaya dan pentas seni tentang Indonesia. Terkadang kegiatannya disesuaikan dengan peringatan hari-hari besar. Seperti sebelumnya hari Musik Nasional (9 Maret) dan Film Nasional (30 Maret) Galeri Indonesia Kaya mengadakan acara yang berkaitan dengan tema tersebut.  Untuk menyambut Hari Kartini (21 April) sudah ada serangkaian acara yang akan digelar.


image: http://www.indonesiakaya.com/

Di 2 April 2016 besok, udah ada acara 12 Perempuan Komposer Indonesia oleh Dian HP feat Andrea Miranda, Christine Tambunan, Jessica Januar dan Sita Nursanti. Di 3 April 2016 ada Wajah Perempuan: Dalam Restropeksi Sinema Indonesia oleh Reza Rahadian. Selain event-event tematik, Galeri Indonesia Kaya juga menyediakan media digital yang semakin memperkenalkan kita pada budaya Indonesia. Misalnya seperti di Area Peraga, kita bisa melihat pengrajin membuat kerajinan Indonesia, ada penjelasan mengenai pakaian adat, musik daerah dan lain-lainnya.

image: http://www.indonesiakaya.com/


So, mengutip Catatan Pinggir-nya Goenawan Mohammad, “Mencintai tanah air adalah merasakan, menyadari, bahwa tak ada negeri lain, tak ada bangsa lain, selain dari yang satu itu (Indonesia).” Makanya, jangan bosan untuk menggali sejarah dan kebudayaan Indonesia. Merdeka!!!!

SHARE & COMMENT