Philips Gelar Festival Nasi Indonesia, Sajikan Seluruh Menu Berbahan Dasar Nasi

05 Nov 2015

 

Hellowwww, nasi lovers! Apa kalian juga menganut asas “selalu ada ruang lebih untuk nasi tambah”? Kalau iya, festival ini pas... pas... pas banget buat kalian hadiri! The name says it all, Festival Nasi. Di Indonesia, nasi adalah makanan pokok masyarakatnya, orang-orang di Indonesia belum merasa makan kalau belum disertai nasi. 

Berikut percakapan yang sudah lazim terjadi:

A: Udah makan belum? | B: Belum, Bro! Tadi baru ngemil soto aja.
A: Iya, gue juga cuma nge-bakso aja. | B: Ya udah, makan nasi goreng aja yuk
A: Yukkkss!

So, nasi memegang peranan penting dalam menentukan makan atau nggak. Sejarah kuliner di tanah air juga menunjukkan jika hampir semua masakan di Indonesia ini, diolah sebagai pendamping nasi atau lauk yang berasal dari nasi itu sendiri.



Nah, kebutuhan serta kecintaan masyarakat Indonesia terhadap nasi ini membuat Philips terinspirasi untuk menggelar suatu festival nasi di Indonesia pada tanggal 30 September 2015 lalu di Senayan City dengan menampilkan berbagai sajian nasi. Jadi, acara ini mengusung kekayaan kuliner Indonesia yang dominan dengan sajian nasi dari seluruh daerah di Indonesia.

Di acara ini, juga hadir Pak Bondan Winarno, yang menjelaskan tentang nasi dan aneka kreasi olahan nasi dari seluruh Indonesia. Dia  juga memberikan penjelasan tentang bagaimana cara mengolah nasi hingga menghasilkan rasa yang lezat dengan menggelar demo masak yang menjelaskan tentang cara pengolahan nasi dari empat provinsi, diantaranya ada Nasi Tutug Oncom, Nasi Ulam Betawi, Nasi Bakar Manado, dan Nasi Belanda. Nyam... nyam... nyam!

"Jumlah masakan nasi di Indonesia lebih banyak dari jumlah provinsi di Indonesia. Ada lebih dari 70 masakan nasi yang berbeda-beda dari sepanjang Sumatera, jawa, dan Sulawesi. Maka dari itu, nasi yang pulen, lezat dan enak menjadi sangat penting untuk menjadi masakan yang lezat dan salah satu kuncinya adalah butiran nasi harus dimasak secara sempurna," jelas Pak Bondan ketika ditemui setelah konferensi pers di acara festival tersebut.

Oh ya, Pak Bondan juga memperkenalkan tentang variasi olahan nasi lainnya dari Bali, Solo, Medan dan beberapa jenis lainnya loh. Psssttt, yang paling mengenyangkan... uppps, maksudnya menyenangkan, dalam festival ini pengunjung bisa berkeliling dan mencicipi berbagai olahan nasi dari seluruh nusantara.



Here’s some of them to drool you up!
1.    Nasi Kuning Banjar, disajikan dengan kering tempe ayam pedas dan juga lalapan seperti timun, tomat dan daun kemangi.
2.    Nasi Liwet Solo, disajikan di dalam takir yang terbuat dari daun pisang yang dilengkapi dengan telur asin dan sayur berkuah santan khas kota Solo.
3.    Nasi Ulam Betawi, disajikan dengan dilengkapi dengan lalapan sambal bajak kerupuk juga mie dan telur. 
4.    Nasi Campur Bali, disajikan dengan dilengkapi dengan sate lilit tumis dan sambal terasi serta kerupuk udang.

Siapa nih yang kemarin hadir di acara itu juga? Don’t hesitate to share the story!
SHARE & COMMENT