streatwear indonesia

Nenek Berusia 95 Tahun Ini Masuk Nominasi Aktris Terbaik Film ASEAN

09 May 2017

 

Namanya Ponco Sutiyem, atau yang biasa dikenal dengan Mbah Ponco. Beliau bukan aktris, bahkan nggak mengenal dunia film sama sekali, tapi bisa bersaing dengan aktris papan atas se-ASEAN. Gimana bisa?


Image: https://cdn.brilio.net

ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017 baru aja mengumumkan daftar nominasinya beberapa waktu lalu di Kuching, Sarawak, Malaysia. Nah, salah satu film asal Indonesia, Ziarah, garapan sutradara BW Purba Negara, masuk dalam beberapa nominasi, antara lain Best FilmBest ScreenplayBest Director, dan Best Actress. Dalam kategori Best Actress itu muncullah nama Mbah Ponco, warga Dusun Batusari, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta.


Image: https://cdn.brilio.net

Mbah Ponco ini nggak mengenal dunia film sama sekali lho, Guys. Tapi beliau dipilih sama sang sutradara sebagai tokoh utama film yang berlatar belakang masa-masa perang kemerdekaan tersebut.

Jadi, di tahun 2015, Mbah Ponco ikut dalam pembuatan film Ziarah tersebut. Dalam film tersebut, Mbah Ponco memerankan Sri, dan disuruh mencari kuburan seseorang, dan beliau beli kembang di pasar, lalu menaburkannya di atas makam.


Image: https://cdn.brilio.net

Mbah Ponco ngaku nggak bisa membaca sama sekali, dan mengikuti segala sesuatu yang diarahin sama sang sutradara. Walau nggak punya kemampuan akting, Mbah Ponco ngaku nggak minder buat beradu peran sama pemain lain.

“Kulo mboten wedi, kalih wong gede-gede. Ngasi ponakan kulo sik ten Jakarta takon kok wani. Kulo niku gih wani. Kulo mboten saget moco.” kata beliau sambil ketawa. Artinya, “saya nggak takut bersama orang-orang kaya, sampai saudara saya yang di Jakarta nanya kok berani. Tapi saya jawab tetep berani, walau saya nggak bisa baca,”.

Mbah Ponco nggak inget beliau lahir tahun berapa. Yang dia inget, pas melawan Jepang, beliau berusia 16 tahun. Bersama suaminya, Ponco Sentono, mereka udah punya 7 anak, 27 cucu, 40 buyut, dan 4 canggah (anak cucu).


Image: http://assets.kompas.com

Gimana bisa main film?

Awal mula terpilihnya Mbah Ponco Sutiyem jadi artis adalah ada mahasiswa dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang lagi melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desanya, 2015 lalu. Cucunya, Risdiyanto, yang juga Kepala Dukuh Pagerjuang, yang waktu itu juga nemenin pas pengambilan gambar, bilang kalau Desa Kampung layak buat dijadiin pengambilan gambar sebuah film. Pas Mas Bagus, temennya sang sutradara bilang lokasinya emang bagus dan lagi nyari pemain.


Image: http://assets.kompas.com

Udah nyari sekian lama, figur Sri belum juga ditemukan. Akhirnya Risdiyanto menawarkan neneknya buat diajak main film.


Image: https://cdn.brilio.net

Akhirnya Mbah Ponco terpilih dan bisa masuk nominasi sebagai aktris terbaik se-ASEAN pula! Di ajang ini, Mbah Ponco bersaing sama aktris-aktris ternama kayak Ngoc Thanh Tam (The Way Station/Vietnam), Subenja Pongkorn (Bangkok Nites/Laos), Al-Al Delas Allas (Area/Filipina), dan Cut Mini (Athirah/Indonesia). Bangga banget ya! Meski udah lanjut usia, semangatnya masih terus menyala! Go Mbah Ponco Sutiyem! Nih trailer filmnya...


SHARE & COMMENT