Boleh Berwisata, Tapi Jangan Rusak Alamnya Ya

24 Jul 2017

 

Netizen (lagi-lagi) dihebohin sama berita kurang enak dari Pulau Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Pasalnya, ada postingan di media sosial Facebook yang ngasih liat kerusakan terumbu karang di perairannya!

Postingan tersebut dipost sama akun Lembongan Marine Association dan langsung jadi viral, karena dishare sama banyak netizen. Perbekel (kayak kepala desa gitu) Nusa Penida, Ketut Gede Arjaya menduga kerusakan terumbu karang tersebut disebabkan aktivitas penyedia jasa akomodasi pariwisata di Perairan Nusa Penida yang makin lama makin menjamur dan jadi nggak terkendali. Dan sebenernya ini bukan pertama kalinya ada yang ngupload di media sosial kejadian yang serupa di perairan Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Jungutbatu.

Juga pemasangan jangkar beton dari pontoon atau kapal tongkang jadi penyebab rusaknya terumbu karang. Apalagi sekarang-sekarang ini para pengusaha wisata bahari di perairan Nusa Penida nyediain wahana skuter di bawah laut yang rentan banget ngerusak biota di perairan Nusa Lembongan dan Jungutbatu.

“Para pengusaha wisata bahari membuat wahana dan tempat diving bagi wisatawan, tapi sistemnya sampai saat ini masih merusak karang. Misalnya, ada wahana baru seperti pemakaian skuter di bawah laut, itu ‘kan tidak bisa nyambang dan harus bersinggungan langsung dengan karang? Ironisnya, pemandu diving terkadang membiarkannya,” kata Ketut Gede Arjaya, dikutip dari bali.tribunnews.com.


Image: https://www.indonesiakaya.com

Ditambah lagi kata Pak Arjaya, pontoon tersebut nggak berizin. Duh! Pak Arjaya sendiri udah beberapa kali berdiskusi sama pihak terkait, kayak UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, bahkan sama Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta terkait aktivitas pontoon di perairan Nusa Penida tapi sayang belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

“Jujur kami perlu pariwisata, tapi pariwisata yang teratur dan berkelanjutan. Saya sangat miris, saya bukan pengusaha, saya hanya perbekel. Saya pikir terumbu karang di Nusa Penida rusak apa yang akan kami wariskan ke anak cucu nanti. Kalau aset ini tidak kita jaga, bagaimana masa depan pariwisata di Nusa Penida? Itu harus dipikirkan,” lanjut Pak Arjaya.


Image: https://www.journeyera.com

Duh, Guys, semoga aja cepet ada tindak lanjut dari pihak yang berwenang ya, biar nggak ada lagi deh pontoon nggak berizin yang merusak terumbu karang di Nusa Penida dan seluruh perairan Indonesia. Bener kata Pak Arjaya, kalau nggak kita jaga dan lestarikan, nanti apa yang mau kita wariskan buat generasi muda, ‘kan? Yuk, jaga keindahan alam kita!


Image: https://cdn.brilio.net

SHARE & COMMENT