Belajar Sejarah dari Film BANDA: THE DARK FORGOTTEN TRAIL Yuk!

11 Aug 2017

 

Banda: The Dark Forgotten Trail merupakan film Indonesia yang jadi pembuka di Bulan Kemerdekaan ini. Film dokumenter yang ceritanya tentang kepulauan Banda.


Image: https://sgimage.detik.net.id

Film ini memperlihatkan kepulauan Banda yang di masa lalu jadi kawasan paling diburu karena menghasilkan pala terbaik. Dimana pas saat itu pala merupakan salah satu komoditi rempah yang ditaksir dengan harga tinggi.

Image: https://i.ytimg.com

Nggak cuma seputar pala, sejarah Banda juga ternyata penuh darah dan kesedihan. Kejayaan Banda dan pala berubah seketika pas VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) atau Perusahaan Hindia Timur Belanda tiba di Banda dan melakukan aksi paling brutal sepanjang sejarah. Dari yang awalnya penduduk asli Banda berjumlah 14.000 orang, setelah pembantaian di tahun 1621, jumlah penduduk asli kepulauan Belanda hanya tersisa 480 orang!

Image: http://img.jakpost.net/

Percaya deh, di film ini, Jay Subiyakto ngebawain kisah sejarahnya seru dan baguuuusss banget! Ditambah sama narasi bergaya puitis yang dibawain sama Reza Rahardian. Daaaannn… Pastinya kalian bisa terkagum-kagum sama sinematografinya. Soalnya Jay Subiyakto sendiri sebagai sutradara beranggapan kalau sejarah itu layaknya sekumpulan cinta, makanya doi ngumpulin mata temen-temennya sebagai sinematrografer (yang super handal) biar bisa sama-sama mendapatkan hasil yang terbaik.

Image: http://media.viva.co.id/


Selain jadi tau kisah-kisah tersembunyi dari Banda, Pop Patriotics tau nggak, Banda punya peran penting lho dalam lahirnya negara kita, karena Mohammad Hatta, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Iwa Kusuma Sumantri, dan Sutan Sjahrir sempet dibuang ke Banda Neira. Dan disanalah, ide-ide kebangsaan muncul. Lewat film ini juga kita jadi tau kalau Pulau Rhun yang direbutin akhirnya diserahin Inggris ke Belanda dan sebagai gantinya Inggris dapet hak atas Nieuw Amsterdam atau yang kita kenal sekarang sebagai Manhattan New York. Tuh, jadi belajar dan tau sejarah ‘kan!

Nonton film ini deh this weekend, apalagi buat kita-kita nih #GenerasiPenentu biar lebih mengenal Indonesia kita lebih dalam lagi. Kayak katanya sang produser ajaSheila Timothy, sang produser: “Sejarah ini penting untuk dijadikan pelajaran agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Ini cara belajar sejarah dengan asyik,”Setuju deh sama Mbak Lala!

Film ini merupakan film panjang pertama besutan Jay Subiyakto, naskah ditulis oleh Irfan Ramli, sinematografer Ipung Rachmat Syaiful, Davy Linggar dan Oscar Motuloh, dan naratornya Reza Rahardian untuk Bahasa Indonesia, dan Ario Bayu untuk versi Bahasa Inggris.

Image: http://media.viva.co.id

Pssst… Film ini emang sengaja nggak cuma buat ditayangin di Tanah Air, tapi juga sampai ke beberapa festival internasional. Makanya juga dibikin narasi dalam bahasa Inggris. Yuk, Guys kita dukung film hebat karya anak bangsa dan semoga juga sukses di internasional!
SHARE & COMMENT