streatwear indonesia

Ternyata Ini Lho yang dilakukan Orang Indonesia Ketika Gerhana Matahari Total

08 Mar 2016

 

Kalau kamu penggemar komik Tintin dan masih ingat episode dimana Tintin dan Kapten Haddock hampir mau dibunuh oleh suku primitif tapi terselamatkan karena gerhana matahari total. Hal yang sama terjadi di film Apocalypto dengan sutradara Mel Gibson, ketika Jaguar (Rudy Youngblood) kepalanya mau disembelih oleh suku Maya tapi gagal karena gerhana matahari.

Tentu aja di setting film Apocalypto mereka belum ngeh kalau siang hari mendadak gelap adalah fenomena alam ketika bulan melintas tepat di antara bumi dan matahari, sehingga bayangan bulan jatuh ke permukaaan bumi. Kepercayaan orang zaman dulu adalah Dewa sedang marah sehingga menelan matahari. 

Seperti legenda Jawa kuno yang juga ada dalam pewayangan, “kegelapan” yang terjadi sementara pada siang hari adalah perwujudan amarah Batara Kala yang mau membuat bumi gelap gulita sehingga menelan matahari. Makanya, dulu, ketika gerhana matahari terjadi, penduduk desa memukul-mukul lesung padi supaya Batara Kala memuntahkan matahari.

image: http://i0.wp.com/


Hampir sama dengan orang-orang Jawa, penduduk Dayak juga menganggap peristiwa “kegelapan” sementara itu karena raksasa yang marah dan menelan matahari. Makanya, mereka  juga memukul lesung dengan irama tertentu sambil menyanyikan syair-syair epik. Di Palembang sendiri ada legenda kalau berapa ratus tahun sekali naga yang mendiami Sungai Musi akan menunjukkan diri dan menelan matahari. Sehingga bumi Palembang akan mengalami kegelapan sementara. 

Lain tempat lain juga tradisi dan kepercayaannya. Berbeda dengan daerah-daerah lainnya, kalau di Nusa Tenggara Timur melakoni aktivitas memukul seng dan kaleng supaya gerhana cepat berlalu dan matahari bersinar kembali. Kepercayaan-kepercayaan ini sering mewarnai peristiwa yang menurut penelitian hanya terjadi 350 tahun sekali ini. Apalagi sebelum ilmu pengetahuan dan teknologi semaju seperti sekarang. Seiring perkembangan zaman, kalau dulu gerhana matahari “ditakuti” sekarang malah jadi buruan wisata. 

image: http://www.arrahmah.co.id/


Indonesia sebagai satu-satunya negara yang bisa melihat gerhana matahari total menjadi buruan buat negara lain. Soalnya pergerakan gerhana matahari total tahun ini melewati seluruh bagian Indonesia, dari barat ke timur. Daerah di Indonesia dimana kita bisa melihat fenomena alam ini adalah Bengkulu, Palembang, Jambi, Bangka-Belitung, Palangkaraya, Sampit (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur) Kalimantan Barat, Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Sulawesi Barat, Ternate dan Halmahera (Maluku Utara). Tapi kalau ditanya tiga tempat terbaik melihat peristiwa langka ini adalah Palu, Bangka-Belitung dan Palembang. 

Terkhusus tempat-tempat yang dengan “serius” oleh gerhana matahari, masing-masing pemerintah daerah sudah mempersiapkan event khusus. Bahkan untuk Palu sendiri, diperkirakan ada 5000 turis asing yang akan datang meramaikan fenomena langka tersebut. Pop Patriotics, apa rencana kamu di 9 Maret 2016 nanti?

SHARE & COMMENT